Sebagai agama yang memiliki pengaruh besar dalam peradaban, Islam mengajarkan prinsip keimanan, ibadah, dan akhlak yang menyeluruh.
Namun, sebelum memahami ajaran Islam lebih jauh, penting untuk mengetahui apa itu Islam, baik dari segi bahasa maupun istilah.
Pemahaman yang tepat mengenai pengertian Islam akan membantu seseorang memahami esensi ajarannya.
Jadi, mari membahas apa itu Islam secara bahasa dan istilah, pentingnya memahami maknanya, serta konsep Islam sebagai agama dan sistem hidup.
Cheklist Tentang Islam
Apa Itu Islam?
Islam adalah agama yang membawa ajaran tauhid, yaitu keyakinan bahwa hanya ada satu Tuhan, Allah SWT.
Namun, islam lebih dari sekadar kepercayaan. Islam mencakup pedoman dalam kehidupan, mulai dari akidah, ibadah, hingga interaksi sosial dan akhlak.
Berdasarkan data terbaru, populasi umat Islam di dunia diperkirakan mencapai 2,02 miliar orang per 2 Februari 2024, yang mewakili 25% dari total populasi global.
Sebagai agama yang komprehensif, Islam mengajarkan bagaimana manusia berhubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.
Pemahaman terhadap Islam secara bahasa dan istilah sangat penting agar seseorang dapat mengamalkan ajarannya dengan benar.
Elemen Penting dalam Islam yang Memandu Kehidupan Muslim

Memahami elemen penting dalam Islam membantu umat Muslim menjalani kehidupan sesuai ajaran yang benar.
Berikut adalah pembahasan yang akan mengupas lebih dalam tentang prinsip-prinsip Islam sebagai panduan hidup:
- Rukun Iman dan Rukun Islam: 6 Rukun Iman & 5 Rukun Islam yang Wajib Anda Ketahui
- Mengenal Sumber Hukum Islam: Al-Qur’an, Hadis, Ijma, dan Qiyas
- Apa Itu Aqidah? Pengertian, Dasar, dan Pentingnya dalam Islam
- Ibadah dalam Islam: Mengapa Setiap Muslim Harus Memahaminya?
- Iman kepada Allah: Pengertian, Dalil, dan Cara Menguatkan Keimanan
- Arti Iman kepada Malaikat: Siapa Mereka dan Apa Tugasnya?
- Iman kepada Kitab Allah: Al-Qur’an, Injil, Taurat, dan Zabur dalam Islam
- Iman kepada Rasul: Pengertian dan Tugas, serta Jumlah Nabi dan Rasul dalam Islam
- Beriman kepada Hari Akhir: Pengertian, Dalil, dan Hikmahnya dalam Islam
- 10 Contoh Qada dan Qadar serta Hikmahnya dalam Islam
- 5 Makna Syahadat dalam Islam yang Wajib Dipahami
- Urutan Sholat 5 Waktu: Nama, Waktu, dan Jumlah Rakaatnya
- Doa Puasa Ramadhan: Lafaz Niat dan Doa Berbuka Sesuai Tuntunan Nabi
Pengertian Islam Secara Bahasa
Sebelum memahami Islam sebagai sebuah ajaran, penting untuk mengetahui makna kata “Islam” itu sendiri.
Secara bahasa, Islam berasal dari bahasa Arab dan memiliki arti yang mencerminkan prinsip dasar dalam ajarannya. Memahami makna bahasa ini akan membantu seseorang memahami konsep Islam dengan lebih mendalam.
Dalam bahasa Arab, kata Islam berasal dari akar kata “أسلم” yang berarti:
- Berserah diri
- Tunduk
- Patuh
- Damai
Dari makna ini, Islam artinya keadaan di mana seseorang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT dengan penuh kepatuhan dan ketulusan. Islam juga memiliki hubungan erat dengan kata “سلام” yang berarti kedamaian.
Dengan demikian, seorang Muslim adalah orang yang tunduk kepada Allah dan mengamalkan ajaran-Nya untuk mencapai kedamaian dalam hidup.
Pengertian Islam Secara Istilah
Secara istilah, pengertian Islam adalah agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Islam mengajarkan tauhid, yaitu keyakinan bahwa hanya ada satu Tuhan, Allah SWT.
Islam disebutkan dalam beberapa ayat di Al-Qur’an, salah satunya:
إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ
Artinya: “Sesungguhnya agama yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali Imran: 19)
Islam memiliki beberapa aspek utama dalam ajarannya, yaitu:
- Akidah (Keimanan) → Keyakinan kepada Allah, malaikat, kitab, rasul, hari akhir, dan takdir.
- Ibadah → Tindakan penghambaan kepada Allah, seperti salat, puasa, zakat, dan haji.
- Muamalah → Aturan dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan interaksi sesama manusia.
- Akhlak → Nilai-nilai moral dan perilaku yang mencerminkan keimanan.
Dengan memahami pengertian Islam secara istilah, seseorang dapat memahami bahwa Islam bukan sekadar agama dalam arti ibadah ritual, tetapi juga pedoman hidup.
Pentingnya Memahami Makna Islam Secara Bahasa dan Istilah
Islam adalah agama yang memiliki cakupan luas, bukan hanya sebagai sistem ibadah tetapi juga sebagai pedoman dalam kehidupan sosial dan moral.
Memahami apa itu Islam dari segi bahasa dan istilah sangat penting. Beberapa manfaatnya adalah:
- Menjelaskan esensi Islam → Islam bukan sekadar agama, tetapi juga sistem kehidupan yang mengatur hubungan manusia dengan Allah dan sesama.
- Menghindari kesalahpahaman → Banyak orang memiliki pandangan yang keliru tentang Islam karena tidak memahami maknanya dengan benar.
- Meningkatkan kesadaran dalam beribadah → Memahami makna Islam akan membuat seorang Muslim lebih khusyuk dan sadar dalam menjalankan ibadah.
- Memperluas wawasan → Islam bukan hanya agama dalam aspek ritual, tetapi juga mencakup nilai-nilai sosial, ekonomi, dan kemanusiaan.
Dengan memahami Islam secara bahasa dan istilah, seseorang dapat lebih mudah mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
5 Rukun Islam yang Wajib Diketahui
Dalam ajaran Islam, terdapat 5 rukun Islam yang menjadi pondasi utama bagi setiap Muslim. Kelima rukun ini wajib dijalankan sebagai bagian dari keimanan seseorang.
1. Syahadat
Syahadat merupakan rukun Islam yang pertama dan menjadi dasar utama bagi keislaman seseorang. Melalui syahadat, seseorang mengikrarkan keimanannya kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad ﷺ sebagai utusan-Nya. Tanpa syahadat, seseorang tidak dianggap sebagai Muslim.
Berikut 2 kalimat syahadat:
ﷺ.”أشهد أن لا إله إلا الله وأشهد أن محمداً رسول الله”
Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”
Dengan mengucapkan syahadat, seorang Muslim berkomitmen untuk menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran Islam.
2. Salat
Salat adalah ibadah utama dalam Islam yang menjadi kewajiban bagi setiap Muslim. Ibadah ini bukan sekadar ritual, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membangun disiplin spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ
Artinya: “Dirikanlah sholat, sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.” QS. Al-Ankabut: 45
Salat memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual, mental, maupun fisik. Selain sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah, salat juga membentuk kedisiplinan, ketenangan jiwa, serta menjaga hubungan yang erat antara manusia dengan Sang Pencipta.
Jenis-Jenis Salat dalam Islam:
- Sholat Fardhu (Wajib)
- Sholat Sunnah Rawatib
- Sholat Sunnah Muakkad
- Sholat Sunnah Ghairu Muakkad
- Sholat Jenazah
- Sholat Khusus
Dengan menjalankan salat secara khusyuk dan rutin, seorang Muslim dapat meraih ketenangan batin dan kebahagiaan sejati dalam hidupnya.
3. Puasa Ramadan
Puasa Ramadan adalah ibadah yang diwajibkan bagi setiap Muslim yang telah baligh dan mampu melaksanakannya. Ibadah ini tidak hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menahan hawa nafsu serta meningkatkan kedisiplinan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)
Tujuan utama puasa adalah meningkatkan ketakwaan dan pengendalian diri.Puasa Ramadan memiliki manfaat yang luas, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan.
Secara spiritual, puasa melatih kesabaran, meningkatkan ketakwaan, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Dari sisi kesehatan, puasa membantu detoksifikasi tubuh dan meningkatkan sistem metabolisme.
Oleh karena itu, menjalankan puasa dengan niat yang ikhlas dan penuh kesadaran akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan seorang Muslim. diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan dari fajar hingga magrib selama bulan Ramadan.
4. Zakat
Zakat adalah salah satu pilar utama dalam Islam yang mengajarkan pentingnya berbagi kepada sesama. Kewajiban ini diperintahkan untuk membersihkan harta, menyeimbangkan perekonomian, dan membantu mereka yang membutuhkan.
وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَمَا تُقَدِّمُوا۟ لِأَنفُسِكُم مِّنْ خَيْرٍۢ تَجِدُوهُ عِندَ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
Artinya: “Dan dirikanlah sholat serta tunaikanlah zakat. Dan apa saja yang kamu usahakan untuk dirimu berupa kebaikan, niscaya kamu mendapat pahalanya di sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah: 110)
Jenis-Jenis Zakat dalam Islam:
- Zakat Fitrah
- Zakat Mal (Harta)
Zakat memiliki dampak yang luas, baik bagi pemberi maupun penerima.
Bagi pemberi, zakat menjadi sarana penyucian harta dan meningkatkan rasa empati terhadap sesama. Bagi penerima, zakat menjadi bantuan yang dapat meningkatkan taraf hidup dan mengurangi kesenjangan sosial.
Baca: Tata Cara Bayar Zakat Fitrah Sesuai Ketentuan Islam
5. Haji
Haji adalah ibadah yang menjadi salah satu pilar dalam Islam. Setiap Muslim yang mampu secara fisik dan finansial diwajibkan untuk menunaikan haji setidaknya sekali seumur hidup. Ibadah ini bukan sekadar perjalanan ke Makkah, tetapi juga bentuk pengabdian dan ketundukan total kepada Allah SWT.
وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
Artinya: “Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan haji ke Baitullah, yaitu bagi orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.” (QS. Ali Imran: 97)
Haji memiliki makna yang mendalam dalam kehidupan seorang Muslim. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, haji juga mengajarkan nilai kesabaran, kesederhanaan, dan persamaan di hadapan Allah.
Para jamaah dari berbagai latar belakang berkumpul dengan pakaian ihram yang sama, menegaskan bahwa di hadapan Allah, semua manusia setara.
Dengan menunaikan haji, seorang Muslim menyempurnakan keislamannya dan meraih keberkahan dalam kehidupannya. ibadah ke Makkah bagi yang mampu secara fisik dan finansial.
Perbedaan Islam Sebagai Agama dan Islam Sebagai Konsep Hidup
Islam bukan hanya dipahami sebagai agama dalam arti ibadah, tetapi juga sebagai konsep hidup yang mencakup berbagai aspek kehidupan.
- Islam sebagai Agama: Mengatur hubungan manusia dengan Allah melalui ibadah. Berisi ajaran tauhid yang menekankan keesaan Allah.
- Islam sebagai Konsep Hidup: Mengatur berbagai aspek kehidupan, termasuk sosial, ekonomi, dan hukum. Menekankan prinsip keadilan, kejujuran, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.
Dan menyediakan pedoman dalam berbisnis, bermasyarakat, dan bernegara.
Islam bukan hanya ajaran spiritual, tetapi juga sistem kehidupan yang mengatur segala aspek kehidupan manusia.
Kesimpulan
Islam secara bahasa berarti berserah diri dan damai, sedangkan secara istilah adalah agama yang mengatur kehidupan manusia berdasarkan wahyu Allah SWT.
Memahami apa itu Islam secara bahasa dan istilah sangat penting agar seseorang dapat menjalankan ajaran Islam dengan benar. Islam memiliki 5 rukun utama yang wajib diketahui oleh setiap Muslim, yaitu syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji.
Selain itu, Islam tidak hanya dipahami sebagai agama dalam arti ibadah ritual, tetapi juga sebagai konsep hidup yang mengatur berbagai aspek kehidupan.