Islam Tr

4 Keutamaan Membaca Surat Al Ikhlas yang Jarang Diketahui Banyak Orang

4 Keutamaan Membaca Surat Al Ikhlas yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Keutamaan membaca surat al-ikhlas akan membuat takjub pembacanya jika mengetahui keutamaannya. Banyak yang mengira bahwa surat al-ikhlas merupakan surat pendek yang sangat biasa-biasa saja. Terlebih dengan hanya 4 ayat yang terkandung di dalamnya membuat begitu diremehkan akan keutamaannya.

Sebagai umat muslim, kita seharusnya mengetahui apa saja keutamaan membaca Surat Al Ikhlas agar kita bisa mengamalkan

Keutamaan Membaca Surat Al Ikhlas

Keutamaan Membaca Surat Al Ikhlas

1. Keutamaan Membaca Surat Al Ikhlas: Setara Dengan Sepertiga Al-Qur’an

Ada salah satu hadis nabi yang menyebutkan: dari abi said beliau berkata pernah mendengar ada seorang lelaki membaca ‘Qul Huwallahu Ahad’ secara berulang kali. Pada pagi harinya sosok lelaki tersebut mengolok-olok akan manfaat surat al-ikhlas, dengan dalih bahwa membacanya tidak ada manfaatnya.

Setelah itu lelaki tersebut beranjak ke hadapan Nabi Muhammad dan mengungkapkan apa yang menjadi keluh kesahnya. Seraya mendengar itu lalu Rasulullah Saw bersabda yang berbunyi: “ Dengan adanya hatiku ada di genggamanNya, sesunguhnya kandungan surat ini setara dengan sepertiga Al-Qur’an” (HR. Bukhari no.6643).

Pada hadis yang lain mengungkapkan bahwa dari Abu Darda’ dari Rasulullah SAW bersabda , “Apakah seorang di antara kalian tidak ada yang mampu membaca sepertiga dari Al-qur’an dalam semalam?”. Mereka yang diajak bicara Rasulullah pun tertunduk malu dan mengatakan “Bagaimana kami bisa membaca sepertiga Al-Qur’an dalam waktu semalam?”.

Lalu Rasulullah pun bersabda,”Qul Huwallahu Ahad, dengan membaca itu sudah ada padamu pahala sebanyak membaca sepertiga Al-Qur’an.” (HR. Muslim no. 1922)

2. Mendapat Kecintaan Dari Allah Apabila Membacanya

Keutamaan membaca surat Al Ikhlas yang jarang diketahui banyak orang adalah mendapat kecintaan dari Allah apabila membacanya.

Hakikatnya membaca kalam Alah merupakan suatu ucapan yang akan sangat diberkahi, mulai dari membaca, menghafal sampai mengamalkan di kehidupan sehari-hari. Keutamaan membaca surat al-ikhlash yang kedua yaitu mendapatkan kecintaan dari Allah.

Dengan mendapatkan cinta dari Allah, apapun yang dikerjakan serta yang dilakukan akan diberi kemudahan dalam setiap langkahnya. Terlebih manusia adalah hamba yang lemah serta sering lupa akan berbagai macam kesalahan yang dibuat di setiap harinya.

Apabila mendapat kecintaan dari Allah bisa ditarik kesimpulan apapun yang di kerjakan akan senantiasa diberikan keberkahan, dam menjadikan tenang dalam hidupnya. Oleh karena itu sangat di anjurkan membaca surat Al-Ikhlas apabila merasa kurang dicintai oleh Allah.

Pada sebuah hadis telah disebutkan bahwasannya dari Abu Daqiq Al Ied menjelaskan perkataan Rasulullah. “Beritahu kan kepadanya bahwa Allah ta’ala juga mencintainya” HR. Bukhari no. 7375 dan muslim no. 813).

Dari hadis diatasi Abu Daqiq menjelaskan bahwa “Maksudnya adalah bahwa sebab kecintaan Allah pada orang tersebut disebabkan karena orang tersebut mempunyai kecintaan akan membaca surat Al-ikhlash tersebut, karena dalam surat Al-Ikhlas terdapat ayat yang menunjukkan kebesaran serta keyakinan terhadap RabbNya.

3. Memudahkan Dalam masuk Surga

Banyak yang belum mengetahui akan keutamaan membaca surat al ikhlas yang satu ini, yaitu memudahkan dalam masuk surge. Seperti yang telah disebutkan dalam suatu riwayat dari Imam Turmudzi mengatakan bahwa Mubarak ibnu fudalah telah meriwayatkan. Telah dirwayatkan Dari Sabit kepada Anas, bahwa pernah ada seorang lelaki berkata.” Wahai Rasulullah Saw, sesungguhnya aku menyukai surat al-ikhlas.’

Baca juga: Manfaat Sedekah Anak Yatim Yang Luar Biasa

Mendengar itu Rasulullah bersabda “ kesukaanmu padanya, akan menjadikanmu dimasukkan ke dalam surgaNya” mendengar itu lelaki tersebut pergi dengan suka cita serta mengamalkan surat al ikhlas di setiap harinya.

4. Menutup dan Menghilangkan Dosa Kecil

Menutup dan menghilang kan dosa kecil merupakan salah satu manfaat yang dapat di dapat dari membaca surat al ikhlas. Seperti yang diriwayatkan dari Tirmidzi dari Anas bin Malik menyatakan apabila surat al ikhlas dibaca sebanyak 200 kali dalam sehari maka Allah akan menghapus kan dosanya selama 50 tahun, selagi tidak memiliki hutang.

Inilah beberapa keutamaan membaca surat al ikhlas yang jarang diketahui oleh banyak orang. Terlebih dengan ayat yang sedikit akan lebih mudah dalam menghafal kan serta mengamalkan surat al ikhlas tersebut di setiap harinya, mungkin cukup sekian dan semoga bermanfaat.

Berikut Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat Bagi Kaum Muslim

Berikut Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat Bagi Kaum Muslim

Keutamaan membaca Surat Al Kahfi di hari Jumat seharusnya diketahui para umat muslim. Hal ini bertujuan agar umat muslim bisa melakukannya denga kesadaran mengingat manfaat yang diperoleh dari membaca surat ini bagi dirinya dihadapan ALlah SWT.

Sudah seharusnya sebagai manusia yang akan mati untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya. Hal ini untuk memperbanyak bekal untuk kehidupan selanjutnya.

Allah SWT telah banyak memberikan perintah yang mampu meringankan manusia saat hari kiamat maupun setelahnya. Salah satunya membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat yang memiliki banyak manfaat ini. Keutamaan membaca surat Al Kahfi di hari Jumat diantaranya:

1. Terhindar dari Fitnah Dajjal

Keutamaan membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat terutama jika bisa tidak di hari itu saja maka akan terhindar dari fitnah kejam Dajjal. Sebagaimana yang diketahui bahwa fitnah Dajjal akan menyesatkan manusia dan neraka Jahannam adalah tempat kembalinya.

Agar bisa terhindar dari fitnah paling kejam tersebut Rasulullah menganjur kan umatnya membaca Al Kahfi sebagaimana tercantum dalam hadis, “Barang siapa membaca surah Al Kahfi pada hari Jumaat maka Dajal tak akan bisa memudharatkannya,” (HR. Dailami).

Ditegaskan kembali dengan hadis berikut, “Barang siapa membaca sepuluh permulaan Al Kahfi maka ia dilindungi dari Dajal,”

2. Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi: Dosanya Terampuni

Manusia mana yang tak memiliki dosa karena pada manusia tempatnya salah dan khilaf. Namun Allah SWT yang Maha Pemurah dan Maha Pengampun memberikan banyak jalan bagi hamba-Nya untuk bertobat dan meminta ampun salah satunya dengan membaca surat Al Kahfi di hari Jumaat.

Hal tersebut telah dijelaskan oleh Rasulullah dari hadis berikut, “Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat maka cahaya akan memancar dari bawah kakinya hingga langit, akan meneranginya saat hari kiamat dan diampuni dosanya di antara dua Jumat,” (HR Abu Bakr bin Mardawih).

3. Diterangi oleh Cahaya Kebaikan

Keutamaan membaca surat Al Kahfi di hari Jumat paling utama yang dijanjikan Allah SWT ialah diterangi oleh cahaya dari telapak kaki hingga ke langit.

Sebagaimana yang Dia firman kan dalam surah Al Hadid ayat 12, “pada hari ketika kamu melihat mukmin laki-laki dan perempuan sedang cahaya mereka bersinar di depan dan kanannya.

Dikatakan kepada mereka ‘pada hari ini ada berita gembira untukmu iaitu syurga yang mengalir sungai-sungai yang kamu kekal di dalamnya,’”.

4. Terhindar dari Godaan Syetan

Tugas setan adalah menyesatkan manusia dengan cara apapun. Oleh sebab itu sebagai manusia biasa sudah sepatutnya meminta pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT. Allah pun telah memberikan banyak cara agar terhindar dari godaan setan yang terkutuk salah satunya melalui surat Al Kahfi.

Dalam hadis yang oleh Ibnu Mardawih dari Abdullah bin Mughaffal Rasul bersabda, “Rumah yang dibacakan surat Al Kahfi dan Al Baqarah maka tidak akan dimasuki setan sepanjang malam itu.”

5. Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi: Diridhoi oleh Allah SWT

Siapa yang tak menginginkan ridho dan berkah dari Allah? Hidup tanpa ridho Allah tak akan tentram dan bermanfaat serta hati akan dirundung gelisah oleh permasalahan dunia. Setiap manusia yang berakal tentu berbondong-bondong keridhaan Allah ini.

Baca juga: Fungsi Hijab Dalam Islam yang Wajib Dipahami Oleh Semua Perempuan Muslim

Dia yang Maha Pengasih pun memberikan jalan salah satunya dari surat Al Kahfi. Tersebut dalam hadis Rasulullah bersabda, “Siapa yang membaca surat Al Kahfi maka jadilah baginya chay dari kepala hingga kaki dan siapa yang membaca keseluruhannya maka baginya cahaya di antara langit dan bumi,” (HR. Ahmad).

Begitu mulia keutamaan membaca surat Al Kahfi di hari Jumat tersebut. Manusia yang pasti mati dan hidup hanya sekali harusnya mengejar keutamaan tersebut sebagai bekal di akhirat kelak. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan membuka hati untuk membaca surat Al Kahfi.

Keutamaan Membaca Surat Al Waqiah Untuk Memperlancar Rejeki

Keutamaan Membaca Surat Al Waqiah Untuk Memperlancar Rejeki

Membaca al-qur’an terlebih surat-surat yang terdapat dalam al-qur’an mempunyai keutamaan yang bermacam-macam termasuk keutamaan membaca surat Al Waqiah.

Walaupun ada banyak surat dalam al-qur’an, akan tetapi surat al-waqiah memiliki berbagai macam manfaat yang belum diketahui oleh banyak orang. Seperti yang dialami banyak orang rejeki merupakan suatu momok yang dinantikan bagi insan yang bekerja.

Surat al-waqiah memiliki kelebihan tersendiri dalam urusan memperlancar rezeki bagi yang mengamalkan. Ada beberapa manfaat yang dapat didapatkan salah satunya ada pada 5 keutamaan membaca surat al waqiah untuk memperlancar rezeki berikut ini.

1. Keutamaan Membaca Surat Al Waqiah: Dijauhkan Dari Kemiskinan

Banyak yang mengira bahwa miskin merupakan takdir dari tuhan, persepsi tersebut merupakan pola fikir yang salah. Apabila seseorang mempunyai nasib mempunyai harta yang kurang, bisa dicoba mengamalkan surat al-waqiah setiap harinya.

Waktu yang tepat mengamalkan surat al-waqiah untuk dijauhkan dari kemiskinan adalah setelah sholat rawatib, serta sholat dhuha. Apabila sudah mengamalkan, insya Allah akan ada perubahan dalam hati serta menambahkan rasa syukur di setiap waktunya.

2. Memperoleh Kekayaan Berlimpah

Apabila sudah mengamalkan surat al-waqiah di setiap harinya, maka ucapan syukur juga harus di haturkan jika sudah mendapatkan harta yang berlimpah. Ucapan syukur yang harus di ucapkan seorang muslim pada umumnya.

Cara mengamalkan surat al-waqiah agar memperoleh kekayaan berlimpah sangat mudah, hanya dengan membaca sebanyak 14 kali selepas sholat Ashar. Hal ini juga yang membuat banyaknya keutamaan membaca surat al waqiah setiap harinya.

3. Keutamaan Membaca Surat Al Waqiah: Ditunaikan Hajatnya

Jika mempunyai hajat atau kegiatan penting yang membuat gusar, bisa juga mengamalkan surat al-waqiah sebagai memperlancar hajatnya. Selain sebagai memperlancar rezeki yang berupa harta bisa juga diperlancar dalam segi menunaikan hajatnya.

Cara yang dilakukan apabila mengandalkan surat al-waqiah sebagai memperlancar hajat yang di punya. dalam menyikapinya ada cara yang dapat dilakukan yaitu dengan membaca 41 kali dalam satu kali duduk. Cara ini juga dapat memperlancar hajat yang berhubungan dengan rejeki juga.

4. Dilimpahkan Rejeki

Keutamaan membaca Surat Al Waqiah berikut adalah kita akan dilimpahlkan rezekinya. Rejeki yang biasanya berupa harta, akan tetapi yang namanya rejeki tidak hanya harta saja anak pun juga rejeki pada diri seseorang.

Apabila menginginkan rejeki yang lain bisa juga dengan mengamalkan surat al-waqiah setiap harinya. Dengan membaca 25 kali setiap solat fardhu. Setelah itu diiringi dengan membaca sholawat atas nabi sebanyak 1000 kali, serta memperbanyak sedekah pada pagi dan sore.

5. Mempermudah Proses Sakaratul Maut

Dengan membacakan surat al-waqiah pada sisi orang yang mengalami sakaratul maut atau yang disebut dengan kata naza’, dengan membacakan surat al-waqiah kepada seseorang, insya Allah akan segera dimudahkan dalam mengalami masa sakaratul maut, tentu itu akan sangat bermanfaat.

Baca juga: Wanita Harus Tahu, Inilah Cara Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar

Surat al-waqiah yang dibacakan di sebelah seseorang yang mengalami sakaratul maut, selain itu bukan hanya dari rejeki juga yang dapat didapatkan. Kelancaran dalam proses meninggal juga merupakan rezeki yang membuat semakin mudah dalam menghadapi kematian.

Sebenarnya ada lebih banyak manfaat yang terkandung dalam surat al-waqiah yang lain, akan tetapi masalah rezeki merupakan masalah yang sering dialami oleh sebagian banyak orang.

Apabila masih ragu, coba di amalkan dan rasakan keutamaan membaca surat al waqiah untuk memperlancar rezeki. Sekian dan terima kasih, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Keutamaan Membaca Surat Al Mulk Bagi Orang Muslim

Keutamaan Membaca Surat Al Mulk Bagi Orang Muslim

Surat Al Mulk atau lebih dikenal surat Tabarok merupakan salah satu surat yang populer di kalangan masyarakat muslim. Panjang surat ini berkisar 30-an ayat ini memiliki keutamaan yang menarik bagi siapa saja yang mengamalkannya. Keutamaan membaca surat Al Mulk ini bervariasi, mulai dari sesuatu yang didapatkan di duniawi atau akhirat.

1. Mendapatkan Syafaat dari Allah SWT

Keutamaan membaca surat Al Mulk yang pertama adalah mendapatkan syafaat dari Allah SWT. Dalam setiap penggalan ayat suci Al Quran, apabila diamalkan setiap hari, sudah pasti akan mendapatkan syafaat dari Allah SWT. Begitu juga bagi yang membaca surat Al Mulk setiap hari dengan ketulusan hati, nantinya akan mendapatkan syafaat dari Allah SWT.

Syafaat yang didapatkan tidak dapat diperkirakan, namun yang pasti akan didapatkan di dunia maupun di akhirat. Dengan mendapatkan syafaat ini, tentu seseorang akan menjadi manusia yang lebih baik, berguna bagi sesamanya. Diberikan hati yang teguh, sabar untuk menghadapi segala cobaan yang diberikan oleh Allah SWT.

2. Sebagai Pelindung Siksa Kubur dan Neraka

Al Quran merupakan sebuah bacaan yang akan melindungi seseorang dari siksa kubur dan menjadi amalan baik bagi yang mengamalkannya. Salah satu surat yang dipercayai dapat melindungi dari siksaan tersebut adalah Al Mulk ini. Orang-orang yang setiap hari membaca, nantinya akan mendapatkan pelindungan dan pertolongan dari siksa kubur ataupun neraka.

Namun perlu dicatat disini bahwa perlindungan ini tidak semata-mata bisa melindungi dari segala siksaan. Hanya saja mengurangi rasa sakit dari siksa kubur ataupun neraka. Surat ini juga bisa dikirimkan oleh orang yang masih hidup untuk orang-orang yang sudah meninggal agar diberikan pertolongan siksaan tersebut.

3. Keutamaan Membaca Surat Al Mulk: Diampuni Dosa-dosanya

Memang ada banyak amalan yang bisa digunakan untuk mengampuni dosa seseorang. Mulai dari mengamalkan sunnah Rasulullah dan amalan lain yang memang sudah disyariatkan. Salah satu keutamaan membaca surat Al Mulk ini adalah dapat diampuni dosa-dosanya. Entah dosa besar ataupun kecil yang akan diampuni, Setidaknya bisa mengurangi dosa sedikit.

4. Keutamaan Membaca Surat Al Mulk: Dilindungi dari Maksiat

Keutamaan membaca surat Al Mulk yang berikutnya adalah kita akan dilindingi dari mmaskiat. Kehidupan di duniawi memang tidak terlepas dari hawa nafsu dan godaan setan yang sangat kuat. Tidak jarang pula seseorang bisa terjebak dalam sebuah maksiat dan sulit untuk terlepas darinya. Terlebih jika orang tersebut tidak memiliki keimanan yang kuat, maka besar kemungkinan akan terjebak di dalamnya.

Surat Al Mulk ini akan menjadi pelindung seseorang dari segala maksiat dunia yang bisa tiba-tiba datang tanpa tau waktunya. Tidak ada yang mengharuskan membacanya setiap hari jika ingin terhindar dari maksiat, namun akan lebih baik jika diamalkan setiap hari.

5. Menambah Ketakwaan Seseorang

Banyak parameter yang bisa digunakan untuk menilai seberapa besar ketaqwaan seseorang terhadap sang pencipta. Dalam Islam sendiri salah satu parameter yang digunakan adalah seberapa sering orang tersebut membaca dan mendalami Al Quran. Al Quran sendiri menjadi salah satu pegangan hidup umat muslim dan harus dilaksanakan.

Baca juga: Luar Biasa! Ternyata Inilah Keutamaan Sholat Subuh Berjamaah

Surat Al Mulk ini terdapat dalam Al Quran tersebut dan bisa diamalkan setiap hari untuk kehidupan yang lebih baik. Artinya adalah ketika seseorang membaca surat tersebut, maka secara tidak langsung akan menambah ketakwaan orang tersebut. Begitu juga jika membaca surat lain atau mengkhatamkan Al Quran hingga tidak terhitung jumlahnya.

Dari sekian banyak keutamaan membaca surat Al Mulk, daftar di atas adalah yang paling bermanfaat bagi kehidupan dunia ataupun akhirat. Alangkah lebih baik jika seseorang mengamalkannya setiap hari dan membaca ayat Al Quran lain agar lebih baik lagi.

Keutamaan Membaca Surat Ar Rahman Setiap Hari

Keutamaan Membaca Surat Ar Rahman Setiap Hari

Ada banyak keutamaan membaca surat Ar Rahman setiap hari, mulai dari diridhoi Allah hingga membantu seseorang dalam memuji Allah SWT. Amalan baik seperti ini patut dilakukan untuk menambah amal ibadah.

Ar Rahman menjadi salah satu surat yang bisa dilafalkan setiap hari karena memiliki keistimewaan sendiri seperti halnya surat Yasin. Berikut keutamaan membaca surat Ar Rahman bagi umat muslim.

Keutamaan Membaca Surat Ar Rahman

1. Keutamaan Membaca Surat Ar Rahman: Meninggalnya Dianggap Syahid

Keutamaan membaca surat Ar Rahman yang pertama dalam pembahasan kita kali ini adalah meninggalnya orang muslim akan dianggap mati syahid. Setiap umat muslim di dunia ini tentu menginginkan meninggal dalam keadaan husnul khotimah ataupun berada di jalan yang benar. Proses kematian seseorang berbeda-beda, ada yang caranya menyakitkan, ada yang dipermudah. Disisi lain, ada beberapa kondisi dimana seseorang meninggal dalam keadaan syahid dan dijanjikan surga oleh Allah SWT.

Ketika ada orang yang membaca Ar Rahman pada hari itu, kemudian meninggal dunia, maka dianggap sebagai syahid. Sangat beruntung sekali orang-orang yang mengamalkan surat Ar Rahman setiap hari, karena bisa jadi meninggalnya dianggap syahid dan diterima disisi-Nya.

2. Sebagai Pengingat Bahwa Dunia Ini Hanya Sementara

Banyak orang yang terlena akan dunia fana dan melupakan akhirat yang sudah pasti akan tiba pada waktu yang tepat. Apa yang didapatkan di dunia ini tidak kekal abadi, banyak ketidakpastian dan orang-orang mencemaskannya. Surat Ar Rahman ini menjadi salah satu surat yang mengingatkan akan kefanaan dunia tersebut.

Artinya adalah ketika seseorang rutin membaca surat ini, maka hati dan pikirannya menjadi lebih baik. Seseorang menjadi lebih tersadar dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan tidak berfokus pada dunia saja, tapi mempersiapkan hari akhir juga. Dengan demikian, kehidupan yang dijalani menjadi lebih bermakna dan lebih bisa mengontrol nafsu duniawi.

3. Mendapatkan Syafaat di Hari Akhir

Keutamaan membaca surat Ar Rahman selanjutnya adalah terkait dengan syafaat yang akan didapatkan di hari akhir nanti. Rasulullah SAW sendiri telah mengatakan bahwa setiap umat muslim sebaiknya tidak meninggalkan surat ini dan setidaknya dibaca secara rutin. Alangkah lebih baik jika dibaca setiap hari dengan ikhlas tanpa mengharapkan sesuatu.

Jika seseorang membacanya setiap hari dengan ikhlas dan sudah menjadi kebiasaan, niscaya akan diberikan syafaat di hari akhir. Syafaat apa yang didapatkan dan dalam bentuk apa memang tidak dijelaskan, yang pasti akan diberikan sesuatu yang setimpal dari Allah SWT.

4. Sebagai Pengingat Agar Tidak Mengkufuri Nikmat

Keutamaan membaca surat Ar Rahman berikut adalah sebagai pengingat agar manusia tidak menfukuri nikmat. Ada banyak pokok pembahasan yang didapatkan ketika membaca arti dari setiap penggalan surat Ar Rahman ini.

Salah satu hal yang dinaksud adalah tentang nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada setiap umat sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Hal ini dijelaskan pada salah satu ayat yang membahas tentang nikmat tersebut.

Baca juga: Ketahui Macam-Macam Marah yang Diperbolehkan Dalam Islam Agar Hati Tidak Keras

Membaca Ar Rahman dan memahami setiap arti ayatnya secara tidak langsung akan mengingat kan seseorang agar tidak mengkufuri nikmat Allah SWT. Segala nikmat yang diberikan-Nya sudah sesuai dengan porsinya masing-masing. Disarankan untuk tidak membanding-bandingkan dengan nikmat yang didapatkan orang lain karena hal tersebut sama saja mengkufuri nikmat yang telah diberikan.

5. Membantu Dalam Memuji Allah SWT

Umat muslim memang diwajibkan untuk memperbanyak dalam memuji Allah SWT agar senantiasa diberikan nikmat, ridho dan lain sebagainya. Salah satu cara untuk memperbanyak memuji Allah SWT adalah dengan membaca surat Ar Rahman ini.

Berserahlah kepada Allah SWT dan puji lah dengan membaca surat ini, niscaya akan diberikan nikmat yang tidak terhingga.

Membaca surat Ar Rahman bisa kapan saja, sebaiknya rutin selama 1 minggu penuh atau 40 hari lamanya. Orang-orang yang rutin membaca nantinya akan mendapatkan beberapa keutamaan membaca surat Ar Rahman di atas tanpa diduga-duga.

Keutamaan Membaca Surat Yasin Bagi Kehidupan Umat Muslim

Keutamaan Membaca Surat Yasin Bagi Kehidupan Umat Muslim

Keutamaan Membaca Surat Yasin Bagi Kehidupan Umat Muslim – Islam memiliki banyak sekali hafalan surat pendek maupun panjang yang bisa dilafalkan setiap hari. Pada beberapa surat tersebut memiliki keutamaan sendiri apabila diamalkan setiap hari atau pada waktu tertentu.

Salah satu surat yang seringkali dilafalkan adalah surat Yasin. Ada banyak keutamaan membaca surat Yasin dalam kehidupan sehari-hari.

1. Keutamaan Membaca Surat Yasin: Mendapatkan Kabar Gembira

Keadaan hati seseorang dalam setiap harinya bisa berubah-ubah, bisa jadi pagi hari gembira, malam harinya bersedih. Beberapa orang muslim kemudian mengobatinya dengan membaca Al-Quran atau surat pendek untuk menenangkan hati. Tidak jarang pula orang-orang membaca surat Yasin sebagai obat hati yang sedih ataupun sejenisnya.

Keutamaan Membaca Surat Yasin

Membaca surat Yasin di pagi hari, Allah SWT akan memberikan kabar gembira hingga sore hari. Begitu juga apabila seseorang membacanya di sore hari, maka akan diberikan kabar gembira mulai sore hingga pagi kembali. Artinya, jika dibaca pada pagi dan sore hari, niscaya akan mendapatkan kabar gembira yang tidak terduga.

2. Urusan di Dunia Dipermudah

Keutamaan membaca Surat YAsin berikutnya adalah semua urusan dunia kita skan dipermudah oleh Allah SWT. Setiap manusia memiliki masalah hidupnya masing-masing, mulai dari tingkatan yang mudah hingga sulit sekalipun. Pertolongan dari Allah semata-mata tidak bisa hadir begitu saja dalam waktu dekat, namun pada waktu yang tepat. Surat Yasin ini apabila dibaca setiap harinya, dipercaya akan memberikan kemudahan seseorang dalam menjalani urusan duniawi.

Barangkali suatu hari seseorang sedang mengalami musibah atau kehilangan arah dalam hidupnya. Kemudian orang tersebut membaca surat Yasin dan berdoa agar dimudahkan segala urusannya.

Baca juga: Dapatkan Jodoh Idaman Dengan Cara Taaruf yang Benar

Beberapa hari kemudian orang tersebut seolah mendapatkan hidayah untuk menentukan jalan hidupnya. Hal-hal seperti ini memang seringkali di luar perkiraan, namun nyata adanya.

3. Dikabulkan Hajat Pada Waktu Itu

Hampir setiap orang tentu memiliki hajat yang sudah lama diinginkan, namun belum dikabulkan juga. Apabila seseorang membaca surat Yasin dengan sungguh-sungguh dan ikhlas, kemudian berdoa tentang hajat yang dimiliki, niscaya Allah SWT akan mengabulkan. Keutamaan membaca surat Yasin ini sudah dipercayai sejak zaman dulu.

4. Keutamaan Membaca Surat Yasin: Diampuni Dosa-dosanya

Keutamaan membaca Surat Yasin berikutnya adalah kita akan diampuni dosa-sosanya. Allah SWT memiliki sifat pemaaf bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam memohon ampunan. Bahkan ketika melakukan dosa kecil atau besar sekalipun, Allah SWT tetap memaafkan hamba tersebut. Salah satu cara agar dosa yang dilakukan diampuni adalah dengan membaca surat Yasin.

Ini tidak hanya ditujukan untuk diri sendiri, namun bisa juga dikirimkan kepada orang-orang yang telah tiada. Misalkan nenek yang telah tiada, kemudian orang tersebut mengirimkan bacaan surat Yasin agar dosa nenek tersebut diampuni. Doa yang dikirimkan tersebut akan sampai kepada Allah SWT dan orang yang didoakan akan diampuni dosanya.

5. Dipermudah Ketika Sakaratul Maut Datang

Kematian memang sesuatu yang sangat abu-abu, tidak ada yang tau kapan waktunya kecuali Allah SWT. Proses kematian atau sakaratul maut seseorang ditandai dengan hilangnya ruh dalam tubuh manusia tersebut. Ada orang-orang yang melewati sakaratul maut dengan mudah, ada juga yang dipersulit karena beberapa alasan.

Surat Yasin dipercaya dapat mempermudah sakaratul maut seseorang apabila dibaca secara rutin. Bisa juga dibacakan untuk seseorang yang sedang sakit atau menjelang kematian, karena bisa mempermudah sakaratul maut. Tinggal bagaimana niat awal ketika membaca surat Yasin tersebut dan apa tujuannya.

Selain keutamaan membaca surat Yasin di atas, sebenarnya masih ada banyak lagi keutamaannya bagi kehidupan sehari-hari. Siapa saja yang mengamalkannya setiap hari, tentu akan mendapatkan pahala, kemudahan dan pertolongan lain yang tidak terduga dari Allah SWT.

Hukum Istri Mengucapkan Cerai Serta Kondisi yang Memperbolehkan Menurut Islam

Hukum Istri Mengucapkan Cerai Serta Kondisi yang Memperbolehkan Menurut Islam

Hukum istri mengucapkan cerai menurut Islam sekiranya memang sangat perlu dipahami sejak jauh-jauh hari sebelum menikah. Pasalnya, sekarang ini banyak kasus perceraian yang terjadi di Indonesia dan yang menjadi pihak pelapor adalah wanita. Padahal, dalam agama Islam sendiri, perceraian amatlah dibenci oleh Allah Swt.

Apa Hukum Istri Mengucapkan Kata Cerai?

Tentu saja banyak pasangan muda atau bahkan orang yang ingin menikah menjadi was-was. Padahal, apabila ditinjau lebih mendalam Islam bahkan memiliki hukum sendiri soal sah tidaknya perceraian yang diucapkan oleh pihak istri.

Ternyata, hukum istri mengucapkan cerai menurut Islam telah dinyatakan dalam Qs. Al-Baqarah ayat 229. Inti isinya adalah mengenai penjelasan bahwa seorang Istri berhak mengucapkan khuluq (cerai) apabila di antara keduanya tidak lagi saling berkenan. Namun, tentu saja cerai yang diucapkan oleh istri tidak akan sah apabila istri tidak sanggup membayar tebusan.

Tebusan yang dibayar tersebut harusnya berupa kerelaan yang nantinya akan diterima oleh suami, dan nominalnya tidak boleh melebihi mahar. Kendati demikian, hukum istri mengucapkan cerai menurut Islam tetap saja dihukumi mubah, sekalipun sudah memenuhi syarat.

Kondisi-Kondisi yang Memperbolehkan Seorang Istri Mengucapkan Cerai Menurut Agama Islam

Setelah memahami hukum istri mengucapkan cerai, ada baiknya juga mengetahui beberapa kondisi yang memperbolehkan cerai diucapkan istri. Mengapa perlu diketahui? Agar penyelesaian masalah antara suami istri bisa terselesaikan dengan baik, mengingat pernikahan bukan suatu perkara main-main. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan singkat di bawah ini:

1. Suami Menggantungkan Status Istri

Seorang istri boleh mengucapkan cerai apabila suami menggantungkan statusnya. Hal ini dimisalkan suami pergi dalam tenggang waktu cukup lama, tidak ada kabar dan tidak memberikan nafkah lahir dan batin. Oleh karenanya, demi menghindari hal yang tidak diinginkan, istri dihukumi mubah mengucapkan cerai atau Khuluq.

2. Istri Mengucapkan Cerai Jika Suami Melakukan KDRT

Apabila seorang istri mendapatkan perlakuan kekerasan yang berkepanjangan dan mengancam nyawanya, maka cerai boleh diucapkan. Kondisi semacam ini bahkan nantinya akan mudah diproses di Pengadilan Agama bilamana terdapat bukti berupa luka lebam di bagian tubuh istri.

Baca juga: Cara Khatam Al Quran Dalam Satu Bulan Dengan Cepat

3. Suami Ahli Maksiat dan Tidak Bisa Berubah

Apabila suami terjerumus ke dalam lubang maksiat dan tidak bisa dinasihati, maka seorang istri boleh mengucapkan cerai. Hal ini memang harus dilakukan karena Islam tidak membenarkan istri patuh kepada suami yang berpaling dari hukum Islam, sehingga berhak meninggalkannya.

4. Suami Tidak Memenuhi Kewajiban

Istri boleh mengucapkan cerai apabila berada dalam posisi terhimpit dikarenakan suami tidak lagi memenuhi kebutuhan lahir dan batin. Baik kepada istri maupun anak-anak dan suami enggan bekerja. Hal tersebut diperbolehkan karena demi meminimalisir penindasan.

5. Istri Mengucapkan Cerai Jika Suami Keluar Dari Agama Islam

Sebagaimana ditegaskan dalam Islam, bahwa setiap orang yang keluar dari Agama-Nya maka akan dikutuk oleh Allah Swt. Apalagi jika kemurtadan tersebut dilakukan oleh suami, maka sebagai seorang istri yang patuh pada agama-Nya berhak mengucapkan talak.

6. Jika Tidak Bisa Memenuhi Kebutuhan Biologis

Keutamaan menikah salah satunya adalah untuk menjaga keturunan dan menjaga diri dari perbuatan maksiat. Apabila dalam hal tersebut suami tidak bisa memenuhi kebutuhan biologis istri, misalnya suami mengalami kecacatan, maka istri boleh mengucapkan cerai.

7. Jika Istri Membenci Suami

Kondisi berikutnya yang membolehkan istri mengucapkan atau menjatuhkan cerai kepada suami adalah timbul rasa kebencian istri terhadap suami. Kebencian ini bisa ditimbulkan dari berbagai hal, seperti misalnya suami buruk rupa atau hal lain yang memang dibenarkan secara syariat islam.

Sekian penjelasan singkat mengenai hukum istri mengucapkan cerai dan beberapa kondisi yang memperbolehkannya menurut agama Islam. Semoga setelah membaca nya, keimanan dan ketaqwaan sebagai umat Nabi Muhammad SAW semakin bertambah dan senantiasa menjaga ikatan pernikahan berdasarkan syariat.

Ingin Berkurban? Ketahui Dulu Syarat Kurban Idul Adha Yang Sah Sesuai Syariat Islam

Ingin Berkurban? Ketahui Dulu Syarat Kurban Idul Adha Yang Sah Sesuai Syariat Islam

Hari Raya Idul Adha tinggal menghitung hari, sudah banyak orang yang mungkin merencanakan untuk melakukan ibadah qurban. Tentunya ini menjadi salah satu ibadah yang dapat mendatangkan pahala dan sangat dianjurkan. Namun untuk melakukannya, tentu seseorang haruslah sudah memahami tentang syarat kurban Idul Adha yang sah dan sesuai dengan syariat Islam

Syarat Bagi Seseorang Yang Ingin Berqurban

Bagi seseorang yang memiliki niat berkurban, hendaknya sebelum akan menjalani ibadah tersebut harus sudah memahami tentang syarat-syarat berkurban antara lain adalah:

1. Syarat Kurban Idul Adha: Beragam Muslim

Bagi seseorang yang ingin berqurban, maka syarat kurban idul Adha yang pertama adalah harus beragama Muslim. Kurban adalah salah satu ibadah yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT (qurbah). Sedangkan bagi non Muslim, tidak diwajibkan untuk menjalankan ibadah kurban dikarenakan bukan ahlul qurbah. Sehingga bagi yang beragama Muslim, sah-sah saja untuk berkurban di Hari Raya Idul Adha.

2. Syarat Kurban Idul Adha: Bermukim

Sebagian besar ulama meyakini jika kurban wajib dilaksanakan bagi yang bermukim, ini artinya bertempat tinggal atau menetap di sebuah wilayah atau daerah. Sehingga bagi mereka yang musafir atau orang yang sedang bepergian tidak diwajibkan untuk menjalankan kurban di hari raya Idul Adha. Akan tetapi syarat ini dapat gugur jika mengikuti pendapat yang mengatakan jika hukum kurban adalah sunnah. 

Baca juga: Tata Cara Menagih Hutang Menurut Islam

3. Usia Baligh dan Berakal

Yang berarti sudah keluar mani untuk anak laki-laki dan pada anak perempuan sudah mengeluarkan darah haid. Jika sudah berusia baligh, maka seseorang bisa diwajibkan untuk berkurban. Jika sampai umur 9 tahun belum mengeluarkan air mani ataupun darah haid, maka ditunggu hingga berusia 15 tahun.

Dan setelah menginjak usia 15 tahun maka dinyatakan telah baligh. Selain sudah berusia baligh, bagi yang ingin berkurban diwajibkan merupakan orang yang berakal. Anak kecil maupun orang yang memiliki gangguan jiwa tidak diwajibkan untuk berkurban

Baca juga:

4. Mampu Berkurban

Meskipun kurban menjadi ibadah yang utama, namun perintah untuk wajib kurban ini sangat dianjurkan kepada umat muslim yang merdeka (bukan budak) dan mampu secara finansial membeli hewan kurban tanpa mengganggu keuangan diri sendiri ataupun keluarganya.

Jadi bagi seorang Muslim yang sudah baligh dan mampu secara finansial membeli hewan kurban. sangat diwajibkan untuk menjalankan ibadah kurban. 

Syarat Hewan Yang Dijadikan Sebagai Kurban

Selain syarat-syarat mengenai orang yang diwajibkan untuk berkurban, ada syarat kurban Idul Adha lainnya yang perlu diperhatikan yaitu mengenai hewan yang akan dijadikan sebagai kurban. Adapun syarat mengenai hewan yang dijadikan kurban antara lain adalah:

  • Hewan yang akan dijadikan sebagai kurban harus berasal dari golongan ternak, seperti unta, domba, sapi, kambing, atau lainnya. 
  • Hewan yang dikurbankan sudah mencapai usia tertentu sesuai dengan syariat agama Islam. Untuk kurban unta minimal usia 5 tahun dan sudah memasuki tahun ke-6. Untuk sapi minimal usia 2 tahun dan sudah memasuki tahun ke-3. Domba berusia 1 tahun atau minimal sudah berusia 6 bulan. Dan untuk kambing minimal usia 1 tahun dan sudah memasuki tahun ke-2
  • Hewan kurban tidak boleh cacat. Hewan yang dikurbankan harus memenuhi sifat sempurna serta baik sebagai binatang ternak. Seperti dagingnya yang banyak, bentuk fisiknya sempurna, dan gemuk
  • Hewan kurban bukan hasil curian. Tidak sah bagi yang menjalankan ibadah kurban dengan menggunakan hewan hasil dari rampasan atau curian
  • Hewan kurban yang digunakan adalah hewan merdeka, ini artinya milik sah seseorang bukan merupakan hewan titipan atau warisan yang terkait dengan hak orang lain

Wajib rasanya untuk memahami syarat kurban Idul Adha sebelum menjalankannya, sehingga ibadah yang dilakukan dapat sah di mata agama. Semoga informasi diatas dapat membantu. 

Beberapa Syarat dan Kriteria Umur Minimal Hewan Kurban

Dalam agama Islam, penyembelihan hewan kurban diadakan setiap hari raya Idul Adha.  Berkurban menjadi salah satu tradisi yang diwajibkan bagi umat Islam yang mampu menunaikannya. Berkurban menjadi simbol bentuk syukur atas nikmat Allah dan rasa peduli dengan sesama. Namun, umur minimal hewan kurban juga harus diperhatikan supaya kurban dianggap sah.

Syarat Berkurban

Segala amal dan ibadah dalam agama Islam akan dikatakan sah jika semua syarat sudah terpenuhi dengan baik dan benar. Dalam syariat Islam, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi supaya kurban dapat diterima dan berkenan di hadapan Allah SWT. Berkurban sendiri hukumnya sudah ditekankan karena keutamaannya sangat agung dalam Islam.

Kriteria Umur Minimal Hewan Kurban

Syarat pertama yang harus dipenuhi adalah hewan kurban harus berupa hewan ternak. Hewan yang dapat dikurbankan antara lain : unta, sapi, kambing, dan domba. Hewan-hewan selain hewan ternak, tidak dapat dijadikan sebagai hewan kurban. Unggas, primata, ikan, dan jenis hewan lainnya akan dianggap tidak sah untuk dikurbankan.

Syarat yang kedua, hewan ternak yang akan dikurbankan juga harus sudah mencapai usia minimal yang ditetapkan dalam syariat Islam. Jika hewan sudah melewati batas usia minimal, sebaiknya tidak terlalu tua umurnya. Selain itu, hewan juga harus dalam kondisi yang sehat dan tidak cacat.

Umur Minimal Hewan Kurban

Dalam berkurban tentunya sudah terdapat ketetapan umur minimal hewan kurban yang sudah diatur dalam syariat Islam. Syarat ini harus dipenuhi supaya kurban dapat diterima dan dianggap sah. Berikut ini adalah umur minimal dari setiap jenis hewan kurban :

1. Sapi atau Kerbau

Batas minimal umur sapi atau kerbau yang layak untuk dikurbankan adalah 2 tahun. Beberapa ulama telah sepakat memutuskan ketentuan umur ini. Pada saat umur 2 tahun, baik sapi maupun kerbau sudah menginjak usia remaja. Daging dan lemak kedua hewan ternak ini akan lebih banyak saat masa remaja.

2. Domba

Hewan ternak jenis domba ini harus mencapai usia 1 tahun supaya layak untuk dikurbankan. Domba boleh dikurbankan jika sudah berganti gigi (jadza). Para ulama pun telah sepakat dan menetapkan aturan ini sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad SAW dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah. 

3. Kambing Biasa

Kambing yang bukan jenis domba atau biri-biri memiliki usia minimal 1 tahun dan telah masuk ke 2 tahun agar dikatakan layak untuk dikurbankan. Beberapa ulama sudah menyepakati hal ini. Sebaiknya, kambing yang dikurbankan berusia 2 tahun karena daging kambing akan lebih banyak dibandingkan dengan kambing yang umurnya kurang dari 1 tahun.

Baca juga: Keistimewaan Shalat Fajar yang Luar Biasa

4. Unta

Tak seperti hewan kurban lainnya, batas umur unta adalah yang paling lama. Sebagian ulama mengatakan bahwa hewan berpunuk ini memiliki usia yang lebih panjang dibandingkan dengan hewan kurban yang lain. Hal itu membuat unta memiliki masa anak-anak, remaja, dan dewasa yang lebih lama. Unta dapat dikurbankan dengan sah mulai dari umur 5 tahun.

5. Alternatif Lain untuk Domba

Jika kambing jenis domba yang berumur 1 tahun sulit ditemukan, ada pilihan lain. Domba berusia 6 bulan juga sudah dapat dikatakan sah jika benar-benar tidak menemukan domba berusia 1 tahun. Asalkan, domba tersebut tetap memenuhi persyaratan lain agar layak untuk dikurbankan, seperti tidak buta, tidak cacat, dan lain sebagainya.

Berkurban memang tidak bisa sembarangan. Pasti ada tata cara dan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi supaya kurban dapat dianggap sah. Kurban akan dianggap tidak sah jika tidak memenuhi kriteria umur minimal hewan kurban diatas. Selain masalah umur, berkurban juga harus diikuti niat dari hati masing-masing

Syarat Berkurban

Segala amal dan ibadah dalam agama Islam akan dikatakan sah jika semua syarat sudah terpenuhi dengan baik dan benar. Dalam syariat Islam, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi supaya kurban dapat diterima dan berkenan di hadapan Allah SWT. Berkurban sendiri hukumnya sudah ditekankan karena keutamaannya sangat agung dalam Islam.

Syarat pertama yang harus dipenuhi adalah hewan kurban harus berupa hewan ternak. Hewan yang dapat dikurbankan antara lain : unta, sapi, kambing, dan domba. Hewan-hewan selain hewan ternak, tidak dapat dijadikan sebagai hewan kurban. Unggas, primata, ikan, dan jenis hewan lainnya akan dianggap tidak sah untuk dikurbankan.

Syarat yang kedua, hewan ternak yang akan dikurbankan juga harus sudah mencapai usia minimal yang ditetapkan dalam syariat Islam. Jika hewan sudah melewati batas usia minimal, sebaiknya tidak terlalu tua umurnya. Selain itu, hewan juga harus dalam kondisi yang sehat dan tidak cacat.

Umur Minimal Hewan Kurban

Dalam berkurban tentunya sudah terdapat ketetapan umur minimal hewan kurban yang sudah diatur dalam syariat Islam. Syarat ini harus dipenuhi supaya kurban dapat diterima dan dianggap sah. Berikut ini adalah umur minimal dari setiap jenis hewan kurban :

1. Sapi atau Kerbau

Batas minimal umur sapi atau kerbau yang layak untuk dikurbankan adalah 2 tahun. Beberapa ulama telah sepakat memutuskan ketentuan umur ini. Pada saat umur 2 tahun, baik sapi maupun kerbau sudah menginjak usia remaja. Daging dan lemak kedua hewan ternak ini akan lebih banyak saat masa remaja.

2. Domba

Hewan ternak jenis domba ini harus mencapai usia 1 tahun supaya layak untuk dikurbankan. Domba boleh dikurbankan jika sudah berganti gigi (jadza). Para ulama pun telah sepakat dan menetapkan aturan ini sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad SAW dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah. 

3. Kambing Biasa

Kambing yang bukan jenis domba atau biri-biri memiliki usia minimal 1 tahun dan telah masuk ke 2 tahun agar dikatakan layak untuk dikurbankan. Beberapa ulama sudah menyepakati hal ini. Sebaiknya, kambing yang dikurbankan berusia 2 tahun karena daging kambing akan lebih banyak dibandingkan dengan kambing yang umurnya kurang dari 1 tahun.

4. Unta

Tak seperti hewan kurban lainnya, batas umur unta adalah yang paling lama. Sebagian ulama mengatakan bahwa hewan berpunuk ini memiliki usia yang lebih panjang dibandingkan dengan hewan kurban yang lain. Hal itu membuat unta memiliki masa anak-anak, remaja, dan dewasa yang lebih lama. Unta dapat dikurbankan dengan sah mulai dari umur 5 tahun.

5. Alternatif Lain untuk Domba

Jika kambing jenis domba yang berumur 1 tahun sulit ditemukan, ada pilihan lain. Domba berusia 6 bulan juga sudah dapat dikatakan sah jika benar-benar tidak menemukan domba berusia 1 tahun. Asalkan, domba tersebut tetap memenuhi persyaratan lain agar layak untuk dikurbankan, seperti tidak buta, tidak cacat, dan lain sebagainya.

Berkurban memang tidak bisa sembarangan. Pasti ada tata cara dan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi supaya kurban dapat dianggap sah. Kurban akan dianggap tidak sah jika tidak memenuhi kriteria umur minimal hewan kurban diatas. Selain masalah umur, berkurban juga harus diikuti niat dari hati masing-masing

Dalam agama Islam, penyembelihan hewan kurban diadakan setiap hari raya Idul Adha.  Berkurban menjadi salah satu tradisi yang diwajibkan bagi umat Islam yang mampu menunaikannya. Berkurban menjadi simbol bentuk syukur atas nikmat Allah dan rasa peduli dengan sesama. Namun, umur minimal hewan kurban juga harus diperhatikan supaya kurban dianggap sah.

Syarat Berkurban

Segala amal dan ibadah dalam agama Islam akan dikatakan sah jika semua syarat sudah terpenuhi dengan baik dan benar. Dalam syariat Islam, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi supaya kurban dapat diterima dan berkenan di hadapan Allah SWT. Berkurban sendiri hukumnya sudah ditekankan karena keutamaannya sangat agung dalam Islam.

Syarat pertama yang harus dipenuhi adalah hewan kurban harus berupa hewan ternak. Hewan yang dapat dikurbankan antara lain : unta, sapi, kambing, dan domba. Hewan-hewan selain hewan ternak, tidak dapat dijadikan sebagai hewan kurban. Unggas, primata, ikan, dan jenis hewan lainnya akan dianggap tidak sah untuk dikurbankan.

Syarat yang kedua, hewan ternak yang akan dikurbankan juga harus sudah mencapai usia minimal yang ditetapkan dalam syariat Islam. Jika hewan sudah melewati batas usia minimal, sebaiknya tidak terlalu tua umurnya. Selain itu, hewan juga harus dalam kondisi yang sehat dan tidak cacat.

Umur Minimal Hewan Kurban

Dalam berkurban tentunya sudah terdapat ketetapan umur minimal hewan kurban yang sudah diatur dalam syariat Islam. Syarat ini harus dipenuhi supaya kurban dapat diterima dan dianggap sah. Berikut ini adalah umur minimal dari setiap jenis hewan kurban :

1. Sapi atau Kerbau

Batas minimal umur sapi atau kerbau yang layak untuk dikurbankan adalah 2 tahun. Beberapa ulama telah sepakat memutuskan ketentuan umur ini. Pada saat umur 2 tahun, baik sapi maupun kerbau sudah menginjak usia remaja. Daging dan lemak kedua hewan ternak ini akan lebih banyak saat masa remaja.

2. Domba

Hewan ternak jenis domba ini harus mencapai usia 1 tahun supaya layak untuk dikurbankan. Domba boleh dikurbankan jika sudah berganti gigi (jadza). Para ulama pun telah sepakat dan menetapkan aturan ini sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad SAW dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah. 

3. Kambing Biasa

Kambing yang bukan jenis domba atau biri-biri memiliki usia minimal 1 tahun dan telah masuk ke 2 tahun agar dikatakan layak untuk dikurbankan. Beberapa ulama sudah menyepakati hal ini. Sebaiknya, kambing yang dikurbankan berusia 2 tahun karena daging kambing akan lebih banyak dibandingkan dengan kambing yang umurnya kurang dari 1 tahun.

4. Unta

Tak seperti hewan kurban lainnya, batas umur unta adalah yang paling lama. Sebagian ulama mengatakan bahwa hewan berpunuk ini memiliki usia yang lebih panjang dibandingkan dengan hewan kurban yang lain. Hal itu membuat unta memiliki masa anak-anak, remaja, dan dewasa yang lebih lama. Unta dapat dikurbankan dengan sah mulai dari umur 5 tahun.

5. Alternatif Lain untuk Domba

Jika kambing jenis domba yang berumur 1 tahun sulit ditemukan, ada pilihan lain. Domba berusia 6 bulan juga sudah dapat dikatakan sah jika benar-benar tidak menemukan domba berusia 1 tahun. Asalkan, domba tersebut tetap memenuhi persyaratan lain agar layak untuk dikurbankan, seperti tidak buta, tidak cacat, dan lain sebagainya.

Berkurban memang tidak bisa sembarangan. Pasti ada tata cara dan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi supaya kurban dapat dianggap sah. Kurban akan dianggap tidak sah jika tidak memenuhi kriteria umur minimal hewan kurban diatas. Selain masalah umur, berkurban juga harus diikuti niat dari hati masing-masing

Segala amal dan ibadah dalam agama Islam akan dikatakan sah jika semua syarat sudah terpenuhi dengan baik dan benar. Dalam syariat Islam, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi supaya kurban dapat diterima dan berkenan di hadapan Allah SWT. Berkurban sendiri hukumnya sudah ditekankan karena keutamaannya sangat agung dalam Islam.

Syarat pertama yang harus dipenuhi adalah hewan kurban harus berupa hewan ternak. Hewan yang dapat dikurbankan antara lain : unta, sapi, kambing, dan domba. Hewan-hewan selain hewan ternak, tidak dapat dijadikan sebagai hewan kurban. Unggas, primata, ikan, dan jenis hewan lainnya akan dianggap tidak sah untuk dikurbankan.

Syarat yang kedua, hewan ternak yang akan dikurbankan juga harus sudah mencapai usia minimal yang ditetapkan dalam syariat Islam. Jika hewan sudah melewati batas usia minimal, sebaiknya tidak terlalu tua umurnya. Selain itu, hewan juga harus dalam kondisi yang sehat dan tidak cacat.

Umur Minimal Hewan Kurban

Dalam berkurban tentunya sudah terdapat ketetapan umur minimal hewan kurban yang sudah diatur dalam syariat Islam. Syarat ini harus dipenuhi supaya kurban dapat diterima dan dianggap sah. Berikut ini adalah umur minimal dari setiap jenis hewan kurban :

1. Sapi atau Kerbau

Batas minimal umur sapi atau kerbau yang layak untuk dikurbankan adalah 2 tahun. Beberapa ulama telah sepakat memutuskan ketentuan umur ini. Pada saat umur 2 tahun, baik sapi maupun kerbau sudah menginjak usia remaja. Daging dan lemak kedua hewan ternak ini akan lebih banyak saat masa remaja.

2. Domba

Hewan ternak jenis domba ini harus mencapai usia 1 tahun supaya layak untuk dikurbankan. Domba boleh dikurbankan jika sudah berganti gigi (jadza). Para ulama pun telah sepakat dan menetapkan aturan ini sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad SAW dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah. 

3. Kambing Biasa

Kambing yang bukan jenis domba atau biri-biri memiliki usia minimal 1 tahun dan telah masuk ke 2 tahun agar dikatakan layak untuk dikurbankan. Beberapa ulama sudah menyepakati hal ini. Sebaiknya, kambing yang dikurbankan berusia 2 tahun karena daging kambing akan lebih banyak dibandingkan dengan kambing yang umurnya kurang dari 1 tahun.

4. Unta

Tak seperti hewan kurban lainnya, batas umur unta adalah yang paling lama. Sebagian ulama mengatakan bahwa hewan berpunuk ini memiliki usia yang lebih panjang dibandingkan dengan hewan kurban yang lain. Hal itu membuat unta memiliki masa anak-anak, remaja, dan dewasa yang lebih lama. Unta dapat dikurbankan dengan sah mulai dari umur 5 tahun.

5. Alternatif Lain untuk Domba

Jika kambing jenis domba yang berumur 1 tahun sulit ditemukan, ada pilihan lain. Domba berusia 6 bulan juga sudah dapat dikatakan sah jika benar-benar tidak menemukan domba berusia 1 tahun. Asalkan, domba tersebut tetap memenuhi persyaratan lain agar layak untuk dikurbankan, seperti tidak buta, tidak cacat, dan lain sebagainya.

Berkurban memang tidak bisa sembarangan. Pasti ada tata cara dan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi supaya kurban dapat dianggap sah. Kurban akan dianggap tidak sah jika tidak memenuhi kriteria umur minimal hewan kurban diatas. Selain masalah umur, berkurban juga harus diikuti niat dari hati masing-masing

Inilah Kewajiban Suami Setelah Talak 1 yang Harus Dipahami

Inilah Kewajiban Suami Setelah Talak 1 yang Harus Dipahami

Berdasarkan buku Hukum Kekeluargaan Indonesia di halaman seratus, menyatakan bahwa pada Al-Qur’an Qs. Al-Baqarah menegaskan perihal aturan berumah tangga. Qs. Al-Baqarah tersebut mengatur perihal talak yang masih diperbolehkan kembali antara suami dan istri, yakni talak satu dan dua.

Lalu, apa yang terjadi jika talak tiga sudah terucapkan? Maka, solusinya pasangan suami istri tersebut harus bercerai terlebih dahulu. Lalu, setelah itu istri harus terlebih dahulu dinikahi oleh pria lain dan apabila keduanya telah bercerai, maka bekas suami boleh kembali.

kewajiban suami setelah talak

Namun, tetap saja pernikahan dengan pria lain pasca talak tiga tidak boleh direncanakan. Sehingga, apabila masih jatuh talak satu, suami masih harus melaksanakan kewajibannya. Berikut ini kewajiban suami setelah talak 1, diantaranya:

1. Memberikan Nafkah Lahir Kepada Istri

Bagi suami yang sudah menjatuhkan talak satu kepada isterinya, maka wajib baginya tetap memberi nafkah lahir. Bahkan ketika talak tersebut diucapkan secara sadar maupun tidak. Nafkah ini seperti misalnya uang belanja bulanan, kebutuhan diri istri dan masih banyak lagi.

2. Memberikan Nafkah Lahir Batin Kepada Anak

Selain kepada isteri, seorang suami yang telah menjatuhkan talak satu kepada isteri tetap wajib menafkahi lahir dan batin kepada anak-anaknya. Hal ini tidak boleh diabaikan apalagi jika anak belum berumah tangga sendiri. Apabila sampai dilalaikan maka berdosa bagi seorang suami yang juga berperang sebagai ayah menelantarkan kebutuhan lahir maupun batin anak-anaknya.

3. Mencukupi Kebutuhan Sehari-Hari

Menjadi seorang suami memang bukan suatu peran yang mudah. Selain harus bekerja keras, suami juga harus mampu menjadi tonggak, pondasi dan panutan dalam keluarga. Bahkan, peran tersebut harus tetap dilaksanakan sekalipun talak satu jatuh kepada istri. Berbagai kebutuhan sehari-hari perihal anak dan istri juga harus tetap dipatuhi tanpa ada yang dikurangi sedikitpun.

Baca juga: Luar Biasa! Ternyata Inilah Keutamaan Sholat Subuh Berjamaah

4. Tidak Boleh Menelantarkan Kebutuhan Pokok Rumah Tangga

Sekarang ini marak terjadi fenomena nikah muda dan sebagian besar pasangan tersebut kurang memahami hukum dalam pernikahan. Sehingga ketika talak satu dijatuhkan oleh suami, keduanya terburu bercerai dan anak-anak terlantarkan menjadi korban. Padahal, Islam sebagai agama yang adil menetapkan hukum bahwa suami yang telah mentalak satu istrinya tidak boleh menelantarkan kebutuhan rumah tangga.

5. Rujuk Kembali Apabila Berkehendak

Kewajiban suami setelah talak 1 dari poin satu sampai dengan empat di atas memang perihal pemberian nafkah lahir saja. Lalu, bagaimana dengan nafkah batinnya? Apabila, seorang suami berkehendak untuk memberikan nafkah lahir kepada isteri maka harus melakukan rujuk.

Rujuk tersebut juga diharuskan sesuai dengan syariat agama Islam. Apabila memberikan nafkah batin sebelum melakukan rujuk, maka dapat dijatuhi hukuman haram. Pasalnya, ketika talak satu dijatuhkan, sekalipun keduanya tidur dalam satu Rajang, hukumnya menjadi makruh apabila belum rujuk kembali.

Itulah kewajiban suami setelah talak 1 yang harus difahami. Perlu diingat bahwa ketika talak satu dijatuhkan, maka seorang suami tidak boleh meminta maupun isteri memberikan nafkah batin. Pasalnya, hal ini hukum makruh dalam agama dan apabila sekiranya berkehendak memperbaiki rumah tangga, maka suami harus merujuk kembali.