Tausiyah

5 Shalawat untuk Menenangkan Hati

5 Shalawat untuk Menenangkan Hati

Shalawat yang merupakan puji-pujian dan doa kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW adalah shalawat untuk menenangkan hati bagi yang melakukannya. Setiap shalawat intinya menjunjung Rasulullah dengan tambahan doa yang bermacam-macam.

Shalawat bisa membuat hati tenang, menyembuhkan penyakit ataupun menolak bala. Pada dasarnya semua shalawat mampu memberikan ketenangan batin dan fikiran.

Namun secara khusus, inilah shalawat untuk menenangkan hati karena arti dan maknanya yang menyejukkan.

1. Shalawat untuk Menenangkan Hati: Shalawat Nariyah

Shalawat untuk Menenangkan Hati

Sebagian masyarakat mungkin telah mengenal shalawat nariyah ini bahkan dengan keutamaanya yang mulia. Imam Al Qurtubi menyampai kan bahwa jika shalawat ini dibaca sebanyak 41 kali atau 100 kali maka akan dilapangkan segala kesempitan hidupnya.

Selain itu ada pula riwayat yang mengatakan bahwa membaca shalawat nariyah sebanyak 4444 kali maka akan dilapangkan segala urusannya, dijauhkan dari mara bahaya dan beberapa keutamaan lainnya. Terlepas dari itu, shalawat ini memiliki arti yang meminta kepada Allah agar dilepaskan dari segala kesusahan hidup, meminta hujan dan di perkenankan hajatnya.,

2. Sholawat Tibbil Qulub

Bentuk cinta umat kepada Nabi Muhammad jelas terlihat dalam makna shalawat ini. Arti dalam Tibbil Qulub di antaranya menginginkan syafaat kepada Rasul saat hari akhir nantinya. Yang tak kalah penting, shalawat ini patut dibaca ketika sedang sakit karena jelas dalam artinya bahwa Rasulullah adalah obat hati dan penyehat badan.

Bacalah dengan sungguh-sungguh dan terus-menerus saat hati sedang gundah gulana dan dalam keadaan sakit. Sebagian ulama menyarankan membaca shalawat ini sebanyak 100 kali saat Subuh atau Asar agar dapat menyembuhkan penyakit hati dan diangkat dari penyakit.

3. Shalawat untuk Menenangkan Hati: Sholawat Tharim

Di Indonesia shalawat ini selalu dikumandangkan saat sebelum adzan Subuh sehingga telah tertanam dalam hati sebagian orang bahwa shalawat tahrim adalah doa sebelum Subuh. Segala kecintaan umat dan rindu kepada Rasul terpancar dalam shalawat satu ini.

Misalnya saja lirik “semua penghuni langit melakukan shalat dibelakangmu” atau “Engkau diberangkatkan ke Sirathal Muntaha karena kemuliaan dan Engkau pun mendengar salam kepadamu”. Siapa saja yang mendengar shalawat ini meski tak mengetahui dengan jelas artinya maka hatinya akan merasa tenteram.

4. Shalawat untuk Menenangkan Hati: Shalawat Fatih

Selain mampu menenangkan hati, sholawat ini juga memiliki banyak keutamaan misalnya menghapus dosa kecil dan melapangkan segala urusan. Selain itu membaca shalawat Fatih secara sungguh-sungguh dan konsisten bisa bertemu dengan Rasul dalam mimpi.

Baca juga: Berikut Amalan Mempercepat Datangnya Jodoh Agar Segera Menikah

Puji-pujian kepada Nabi tersebut penuh dalam shalawat ini dari awal hingga akhir. “…dialah penolong yang benar dengan membawa petunjuk-Mu yang lurus. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada keluarga dan para sahabatnya dengan sebenar-benar pangkat yang agung,” Hal tersebut adalah salah satu bait dalam shalawat Fatih.

5. Sholawat Hayyul Hadi

Shalawat untuk menenangkan hati satu ini banyak dicover oleh penyanyi religi di tanah air. Nadanya yang mendayu-dayu semakin mampu membuat hati tersentuh dan merasa damai. Beberapa liriknya yang memiliki arti mendalam seperti:

“Dialah sandaranku saat hari kembali (Nabi Muhammad SAW)” atau “Nabi kita yang rupawan menaiki Arsy Allah kemudian Allah mengajaknya bicara”. Cobalah unduh sholawat ini yang telah banyak tersedia pilihan penyanyi dengan suaranya yang khas dan rasakan kedamaian hati selama mendengar Hayyul Hadi.

Itulah kelima shalawat untuk menenangkan hati yang telah terbukti ampuh. Sejatinya semua shalawat mampu menyejukkan hati siapa saja asal hati tidak dalam keadaan mati. Rasulullah pun menganjur kan membaca shalawat pada hari atau malam Jumat karena Allah akan membalasnya dengan 10 kali shalawat, hadis ini diriwayatkan oleh Baihaqi.

Inilah Tahapan Berkurban Secara Online yang Harus Diketahui

Inilah Tahapan Berkurban Secara Online yang Harus Diketahui

Sejak pandemi merebak, aktivitas ibadah tentu bisa dilakukan dengan maksimal termasuk tahapan berkurban secara online. Seperti misalnya haji dan umroh yang tidak bisa ditunaikan, shalat berjamaah harus dibatasi bahkan berkurban juga sebaiknya dilakukan secara online. Sehingga, tentu saja banyak orang mencari tahapan berkurban yang benar.

Jika secara syariat berkurban harus dilakukan secara langsung, kini berkurban online diperbolehkan karena adanya pandemi. Akan tetapi, meski begitu masih banyak orang yang kurang mengetahui rincian tahapannya, sehingga cenderung salah dilakukan.

Berkurban melalui online sebenarnya memberikan banyak keuntungan yang akan diperoleh dari kedua belah pihak. Lantas, bagaimana tahapan berkurban secara online yang benar agar tidak melanggar aturan syariat dalam Islam? Untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan di bawah ini.

Tahapan Berkurban Secara Online

1. Memiliki Aplikasi Untuk Berkurban Secara Online

Tahapan Berkurban Secara Online

Langkah pertama agar bisa berkurban secara daring adalah harus memiliki aplikasi untuk melaksanakan kurbannya. Ada banyak aplikasi yang sekarang ini menyediakan kemudahan berkurban melalui online. Akan tetapi, meski begitu harus tetap berhati-hati karena ditakutkan marak penipuan.

Lantas apakah ada cara memilih aplikasi untuk berkurban melalui daring agar tetap aman? Tentu saja ada, baiknya bergabung bersama dengan aplikasi yang sudah terdaftar dan bersifat resmi, serta banyak digunakan oleh khalayak umum. Sehingga, dengan begitu penipuan bisa terminimalisir.

2. Masuk dan Pilih Fitur Qurban Online

Tahapan berkurban secara online berikut yang harus jadi perhatian Anda adalah pilih fitur Qurban. Setelah berhasil mengunduh dan menginstall aplikasi kurban online, selanjutnya adalah dengan memilih fitur qurban Online. Setiap aplikasi memang memiliki peletakan fitur yang berbeda, sehingga pengguna harus benar-benar cermat dalam menggunakannya. Apabila kurang paham, bisa bertanya kepada kerabat.

Fitur ini dihadirkan untuk memudahkan pengguna maupun masyarakat Muslim yang tetap ingin berkurban namun merasa ragu apabila hendak keluar rumah. Apalagi saat musim pandemi wabah seperti ini, selama segala sesuatu bisa dilakukan di rumah, lantas kenapa tidak diusahakan, bukan?

3. Pilih Jenis Hewan yang Ingin Dijadikan Kurban

Ketika sudah berhasil memilih qurban online yang ada di aplikasi tersebut, tahap berikutnya adalah memilih jenis hewan yang diinginkan. Layanan aplikasi berkurban secara online ini tentu menyediakan banyak pilihan hewan kurban, mulai dari kambing sampai sapi. Harganya juga sangat beragam.

Tidak hanya harga saja yang tertera, ukuran dan berat dari hewan kurban yang dijual secara online juga bisa dilihat secara jelas. Sehingga calon pembeli dapat langsung memantau dan memastikan qurban pesanannya benar-benar memenuhi kriteria dan layak dikurbankan.

4. Tahapan Berkurban Secara Online: Lengkapi Identitas Pribadi

Bagi yang sudah matang akan pilihan hewan qurban yang telah dipilih, maka tahapan berkurban secara online selanjutnya adalah melengkapi identitas pribadi. Beberapa diantaranya seperti nama lengkap, domisis, tanggal lahir dan masih banyak lagi. Sangat disarankan agar menggunakan identitas asli dan sesuai dengan keadaan.

Baca juga: Kriteria Istri Idaman Menurut Islam

Mengapa? karena proses pengisian identitas tersebut nantinya akan berpengaruh terhadap penyaluran hewan qurban yang sudah dibeli secara online. Oleh karenanya, jangan sesekali mencoba memalsukan identitas saat melakukan jual beli termasuk kurban secara online.

5. Tahapan Berkurban Secara Online: Lanjut dengan Menyelesaikan Transaksi

Tahap terakhir dalam melaksanakan kurban secara online adalah lanjut menyelesaikan transaksi. Perihal transaksi yang dilakukan juga sangat mudah dan simple, yakni dengan transfer melalui bank, atau minimarket yang sudah bekerja sama dengan aplikasi tersebut. Bagaimana? sangat mudah, bukan?

Setelah semua tahapan berkurban secara online di atas berhasil dilakukan, maka sebagai bukti pihak pengelola aplikasi tersebut akan mengirimkan sertifikat. Kemudian, hewan kurban yang berhasil dibeli akan disalurkan ke tempat sesuai dengan lokasi pembeli ketika membeli hewan kurban melalui online.

Bagaimana? sangat mudah dan simple bukan? Namun, jika sekiranya masih ragu, silahkan datang ke penjual hewan kurban secara langsung. Semoga berkah!

Macam-Macam Sholat Malam Untuk Menenangkan Hati

Macam-Macam Sholat Malam Untuk Menenangkan Hati

Setiap manusia pasti tidak akan terlepas dengan berbagai problematika dalam hidup, sehingga seringkali merasa stres, penat dan merasa ingin menyerah. Apabila sedang dilanda pikiran semacam itu, jangan terburu pasrah dan menyerah. Mengapa? pasalnya terdapat macam-macam sholat malam untuk menenangkan hati yang dapat didirikan.

Selain melaksana kan shalat wajib untuk memenuhi kewajiban, sebagai umat Muslim tentu juga dianjurkan melakukan ibadah sunnah. Mengapa? bukankah ibadah sunnah tidak menimbulkan dosa apabila tidak dilakukan? Memang benar, akan tetapi Rasulullah SAW bersabda bahwa beliau menyukai umatnya yang melakukan apa yang di lakukannya juga.

Ibadah sunnah tersebut tentu ada banyak macamnya, seperti misalnya puasa dan shalat. Akan tetapi, apabila memang ingin menenangkan hati, sangat disarankan untuk melaksanakan sholat sunnah. Lantas, apa saja macam-macam sholat malam untuk menenangkan hati? Simak ulasan berikut ini:

1. Shalat Sunnah Sebelum Subuh

Macam-Macam Sholat Malam

Sholat sunnah dua rakaat sebelum Subuh ternyata mampu menenangkan hati yang sedang risau dan kalut. Allah Swt berfirman bahwasanya manusia yang mau melaksana kan sholat malam dua rakaat sebelum Shubuh, maka akan diberikan dunia dan seisinya. Sehingga, sangat disayangkan apabila ibadah sunnah ini diabaikan begitu saja.

Shalat sunnah ini biasanya banyak dilakukan ketika seseorang merasa bingung dan resah mengenai perihal kehidupan di dunia. Baik itu, masalah ekonomi, keluarga atau lain sebagainya. Shalat sunnah dua rakaat sebelum Shubuh ini akan terasa manfaatnya apabila di laksanakan secara rutin.

2. Macam-Macam Sholat Malam: Shalat Tahajud

Selain sholat malam shubuh, ibadah malam yang bisa dilakukan untuk menenangkan hati adalah shalat tahajud. Biasanya, shalat tahajud ini lebih dahulu didirikan dan kemudian disambung dengan shalat sunnah dua rakaat sebelum Shubuh, sehingga waktunya berdekatan.

Baca juga: Manfaat Menunaikan Ibadah Haji, Tidak Hanya Pahala Saja

Waktu melaksanakan shalat tahajud sendiri yakni berkisar antara pukul 01.30 sampai dengan 03.00 dini hari. Lantas kemudian setelah membaca doa shalat tahajud, segera dirikan shalat sunnah sebelum shubuh agar hati bisa merasa jauh lebih tenang dan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat.

3. Shalat Istikharah

Hati yang tidak tenang biasanya disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya seperti bingung akan pilihan jodoh, karir dan lain sebagainya. Jika salah satu hal tersebut terasa, pasti pikiran akan merasa gundah dan dalam menjalani kegiatan sehari-hati juga akan terhambat. Lantas bagaimana cara mengatasinya?

Islam mengajarkan penganutnya untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Swt apabila hati sedang tidak baik. Salah satu cara pendekatan paling mudah kepada Allah Swt yakni sholat malam. Namun, kendati demikian, bagi yang mengalami ketidak tenangan hati karena bimbang akan dua pilihan, maka shalat Istikharah adalah jalannya keluarnya.

4. Macam-Macam Sholat Malam: Shalat Hajat

Menginginkan sesuatu namun belum bisa tersampaikan? Tentu semua orang pasti pernah mengalaminya, bukan? Oleh sebab itu, bagi yang mengharapkan sesuatu sebaiknya melaksanakan sholat malam, yakni shalat hajat untuk menenangkan hati sekaligus berdoa kepada Allah.

Shalat hajat ini dipercaya mampu menjadi solusi bagi setiap orang yang ingin terhadap sesuatu namun belum bisa memilikinya. Seperti halnya ingin membeli rumah, haji, bekerja dan lain sebagainya. Saat melaksanakan shalat hajat juga sebaiknya benar-benar mantapkan diri kepada Allah Swt agar permintaan dikabulkan.

5. Shalat Taubat

Sebagai makhluk yang senantiasa mengingat-Nya, terkadang merasa takut dan malu ketika mengingat segala dosa. Saat menyadari tentang kelemahan diri sendiri dan hendak memohon ampun kepada Allah Swt, lakukan shalat taubat. Mengapa? karena sholat malam tersebut untuk menenangkan hati yang tengah kalut mengingat segala dosa.

Dari kelima sholat malam untuk menenangkan hati yang dapat dilaksanakan sesuai dengan kehendak. Masing-masing shalat sunnah tersebut tentu memiliki fadilah lain dan apabila dilakukan secara istiqomah maka akan mendatangkan manfaat yang tiada terduga.

Jenis Tawaf Dalam Haji

Mengenal Jenis Tawaf Dalam Haji dan Tata Cara Pelaksanaannya

Mengenal Jenis Tawaf Dalam Haji dan Tata Cara Pelaksanaannya – Tawaf merupakan salah satu rangkaian ibadah yang di laksanakan pada saat Haji maupun Umrah. Tawaf termasuk dalam rukun haji dan umrah, iaitu kegiatan mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali putaran. Dan perintah ini sudah tertulis dalam Q.S Al-Hajj Ayat 29. Bagi para jamaah Haji, penting rasanya untuk mengetahui ibadah tawaf dalam haji dan bagaimana cara pelaksanaannya sehingga Ibadah haji yang di laksanakan juga sempurna. 

jenis tawaf dalam islam

Jenis Tawaf Dalam Ibadah Haji

Ada berbagai jenis tawaf dalam haji, dan masing-masingnya memiliki hukum dan cara pelaksanaanya yang berbeda. Berikut rinciannya:

1. Tawaf Qudum

Jenis tawaf dalam haji ini juga disebut tawaf Dukhul, iaitu Tawaf yang pelaksanaannya dilakukan sesampainya di Kota Makkah. Sehingga bisa dikatakan jenis tawaf ini adalah tawaf selamat datang. 

Setiap kali Rasulullah SAW memasuki Masjidil Haram, beliau selalu menjalankan tawaf Qudum yang menjadi pengganti shalat Tahiyatul Masjid. Hukum melaksanakan tawaf ini adalah Sunnah. Sehingga jika tidak dilakukan juga tidak akan membatalkan ibadah haji. 

Untuk melaksana kan Tawaf Qudum, jamaah Haji tidak perlu berlari-lari, hanya perlu berjalan biasa saja. Namun untuk wanita yang sedang berhalangan (haid atau nifas) tidak di perkenankan untuk menjalankan tawaf ini. 

2. Jenis Tawaf Dalam Haji: Tawaf Ifadah

Ini merupakan salah satu ibadah yang termasuk dalam rukun haji. Dan jika jamaah meninggalkan jenis tawaf dalam haji ini, maka dianggap ibadah yang dilakukan tidak sah. Yang paling utama, Tawaf Ifadah ini dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah, seusai melempar jumroh dan tahalullul

Akan lebih baik untuk melaksana kan tawaf Ifadah ini sebelum berakhirnya hari Tasyrik, iaitu pada tangga 11, 12, 13 Dzulhijjah. Jika meninggal kan tawaf ini, tidak dapat digantikan baik dengan denda atau apapun.

Baca juga: Manfaat Menunaikan Ibadah Haji, Tidak Hanya Pahala Saja

3. Tawaf Tathawwu

Tawaf Tathawwu atau yang juga disebut sebagai Tawaf Sunat merupakan jenis tawaf yang dapat dilakukan kapan saja. Jika tawaf ini dilakukan ketika baru saja memasuki Masjidil Haram. Maka jenis tawaf ini dapat mengganti kan shalat Tahiyatul Masjid. Karena termasuk salah satu ibadah yang sunnah dilakukan. Maka jika tidak mengerjakan juga tidak akan membatalkan Ibadah Haji. 

4. Jenis Tawaf Dalam Haji: Tawaf Wada

Definisi Wada sendiri berarti perpisahan, sehingga jenis tawaf dalam haji ini adalah ibadah yang dilakukan saat meninggalkan kota Makkah dan akan kembali ke tempat masing-masing. Jenis tawaf ini juga disebut sebagai Tawaf Shadar atau tawaf Kembali.

Untuk mengerjakan tawaf ini hanya perlu dilakukan dengan berjalan biasa. Dan untuk pelaksanaannya sama seperti jenis tawaf lainnya, namun doa yang dibacakan berbeda dalam setiap putaran. 

Bagi jamaah Haji yang belum melaksanakan Tawaf Shadar, belum diperbolehkan untuk meninggalkan kota Makkah. Hal ini karena hukum menjalankan Tawaf ini adalah wajib.

Jika tidak dikerjakan, maka jamaah haji wajib untuk membayar Dam. Dan apabila sudah mengerjakan, maka tidak diperbolehkan untuk masih tinggal di Masjidil Haram.

Jika jamaah Haji sudah keluar dari Masjid, maka sebaiknya segera pergi. Hal ini karena jika Jamaah kembali lagi ke masjid maka diwajibkan untuk mengulang kembali tawaf Shadar ini.

Untuk wanita yang halangan (haid atau nifas) dibebaskan menjalani Tawaf ini dan diperbolehkan untuk langsung meninggalkan Makkah

Tata Cara Pelaksanaan Tawaf

Untuk melaksanakan ibadah Tawaf, ada beberapa tata aturan yang perlu diperhatikan bagi jamaah Haji antara lain adalah:

  • Melaksana kan syarat-syarat shalat, bersuci, mengucapkan niat, menutup aurat, dan lainnya. Namun ketika menjalankan Tawaf, jamaah masih diperbolehkan berkomunikasi dengan orang lainnya. 
  • Pundak sebelah kiri harus lurus menghadap kiblat dan tidak diperbolehkan untuk menoleh ke belakang. 
  • Arah putarannya harus berlawanan dengan arah jarum jam serta dimulai dari Hajar Aswad
  • Putaran dilakukan sebanyak 7 kali putaran

Nah itu tadi penjelasan mengenai jenis tawaf dalam haji serta tata cara pelaksanaannya. Bagi orang yang ingin menunaikan ibadah haji, penting rasanya untuk mempelajari tentang jenis-jenis tawaf yang ada. Sehingga pelaksanaan ibadah Haji juga bisa berjalan lancar dan baik hingga kembali lagi ke tempat masing-masing. 

Mendidik Anak Menurut Sunnah Rasul

Adab Mendidik Anak Menurut Sunnah Rasul Yang Dianjurkan

Anak merupakan investasi dunia yang dapat diandalkan, terlebih anak juga salah satu hal yang bisa memperlancar urusan akhirat. Beberapa orang menganggap bahwa adab mendidik anak menurut sunnah rasul merupakan salah satu cara yang dapat diterapkan pada buah hati.

Mendidik anak juga sudah diterapkan oleh Rasulullah SAW, dan disampaikan secara turun temurun melalui sahabat, tabi’it-tabi’in, dan ulama meneruskan syiarnya. Anak juga memilik beberapa fase pertumbuhan yang akan berbeda pola mendidiknya sesuai tingkatan usianya.

Berikut ini ada beberapa adab untuk mendidik anak menurut sunnah rasul yang sesuai anjuran dari nabi Muhammad SAW. Cara tersebut juga termaktub sesuai dengan apa yang Rasulullah ajarkan serta sesuai tuntunan al-qur’an dan al-hadits.

Mendidik Anak Menurut Sunnah Rasul

1. Memperdengarkan Al-Qur’an Sejak Lahir

Ada beberapa hal yang dapat dipelajari langsung dari al-qur’an, mulai dari membacanya, mendengarkannya pun juga mendapat pahala.

Terlebih memperdengarkan al-qur’an juga dapat membantu anak sedari kecil dapat menjadikan keberkahan serta menjadikan anak lebih paham agama. Usia bayi merupakan waktu yang tepat memperdengarkan ayat-ayat al-qur’an.

Dengan memperdengarkan al-qur’an akan menjadikan buah hati akan lebih mengenal al-qur’an sedari dini. Ada banyak manfaat serta pelajaran yang akan diterima dari kitab suci Al-Qur’an, terlebih banyak uswatun hasanah yang dapat didapatkan.

2. Mendidik Anak Menurut Sunnah Rasul: Mengajarkan Dasar-Dasar Islam

Cara yang kedua dalam mendidik anak adalah dengan mengajarkan dasar-dasar islam. Pada umur 3 tahun anak akan lebih banyak kebutuhan pembelajaran, terlebih umur tersebut adalah masa emas pada pada usia tersebut.

Mengajarkan dasar-dasar islam juga termasuk adab untuk mendidik anak menurut sunnah rasul yang dianjurkan. Salah satunya memberikan pengajaran mengucap kalimat syahadat, LAA ILA HAILLALLAHU MUHAMMAD RASULULLAH.

Cara ini merupakan dasar mengajari anak dasar-dasar agama islam yang dianjurkan oleh rasulullah secara agamis. Selanjutya setelah mempelajari syahadat bisa juga anak diajarkan kalimat tasbih, istighfar, tahmid, takbir, tahlil dan lain-lain.

Baca juga: Manfaat Sedekah Anak Yatim Yang Luar Biasa

3. Memberi Contoh dan Mengajarkan Sholat

Cara yang selanjutnya adalah dengan memberi contoh hal-hal yang baik serta mengajarkan sholat. Sejak kecil anak harus dibiasakan menerima pembelajaran sholat agar kelak dewasa mempunyai tanggung jawab akan sholat.

Tata cara serta sholat serta mencontohkan perilaku baik juga akan memberikan manfaat yang sangat baik bagi buah hati. Terlebih sholat adalah tiang agama yang wajib untuk dipelajari secara maksimal serta menjadikan salah satu hal yang baik bagi kehidupan.

4. Mendidik Anak Menurut Sunnah Rasul: Mengajarkan Tauhid

Adab yang selanjutnya adalah mengajarkan tauhid. Sebab dengan mengajarkan tauhid sedari dini besar kemungkinan akan menciptakan generasi penerus yang agamis.

5. Mengajarkan Puasa

Terakhir adalah dengan mengajarkan anak puasa sedari dini. Dengan mengajarkan anak puasa akan menjadikan keimanan dalam beragama akan semakin bertambah. Pada anak umur 6 tahun merupakan waktu yang tepat untuk mengajarkan puasa pada anak. Dengan begitu anak akan bisa lebih paham akan cara mengimani serta memahami ajaran agama islam.

Mungkin itu saja yang dapat disampaikan tentang adab mendidik anak menurut sunnah rasul dengan baik yang dapat diamalkan sehari-hari dan tentunya dapat dijadikan referensi. Terlebih untuk buah hati tercinta yang membutuhkan pengajaran serta pendidikan secara baik dan benar. Cukup sekian yang dapat dituliskan untuk artikel ini kurang lebihnya mohon maaf dan terima kasih .

Cara Menghukum Anak Menurut Islam

Jangan Sampai Salah! Beginilah Cara Menghukum Anak Menurut Islam

Orangtua, ketahuilah cara menghukum anak menurut Islam agama kita! Anak merupakan anugerah terindah dan titipan dari Allah SWT. Namun, seringkali anak melakukan beberapa kesalahan baik itu secara sengaja maupun tidak disengaja.

Untuk mencegah mereka melakukan kesalahan yang sama, para orangtua harus mengetahui cara menghukum anak yang benar. Menghukum anak memang diperbolehkan dalam Islam, asal tidak berlebihan.

Cara Menghukum Anak Menurut Islam

Menghukum Anak untuk Kebaikan

Sebagai orangtua muslim, ada baiknya kita mengetahui cara menghukum anak menurut Islam. Hukuman adalah sanksi yang akan didapat seseorang jika melakukan suatu kesalahan atau melanggar peraturan. Hukuman yang diterima dapat bersifat psikis maupun fisik.

Tapi, kesalahan tak selalu dilakukan dengan sengaja. Terkadang, anak melakukan kesalahan saat ingin mencoba sesuatu yang baru dan menguji rasa ingin tahunya.

Sebagai orang tua, sudah menjadi tugas dan kewajiban untuk mengingatkan apabila anak melakukan kesalahan. Selain mengingatkan, terkadang beberapa orang tua juga memberikan sanksi atau hukuman pada anaknya. Hukuman yang diberikan pun beraneka ragam, tergantung dengan seberapa besar kesalahan yang diperbuat.

Orang tua juga harus bersikap bijak dan cermat dalam memberi hukuman. Hukuman yang diberikan harus bertujuan untuk memberi efek jera agar anak tidak melakukannya lagi dan untuk membentuk moral, serta tingkah laku anak. Jangan sampai hukuman itu membuat anak menjadi sangat takut, depresi, atau bahkan trauma yang mendalam.

Cara Menghukum Anak Menurut Islam

Sebelum menghukum anak, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu bagaimana sih cara menghukum anak yang benar? Sebaiknya, berikan hukuman yang sepadan dengan kesalahannya dan sesuai dengan ajaran agama.

1. Biarkan Anak Menjelaskan Perbuatannya

Sebelum memberikan hukuman kepada anak, beri tahu terlebih dahulu apa alasan anak itu dihukum. Hal ini bertujuan supaya anak mengetahui kesalahan yang dilakukannya. Setelah itu, biarkan dia menjelaskan permasalahan dari sudut pandangnya. Jika menurut orang tua tetap salah, baru berikan hukuman yang sesuai.

2. Cara Menghukum Anak Menurut Islam: Berikan Hukuman yang Positif

Hukuman yang positif maksudnya adalah hukuman yang tidak melukai fisik maupun psikisnya. Berikan hukuman seperti pengurangan uang jajan. Bisa juga berikan anak hukuman menyapu lantai, membersihkan halaman, menghafal rumus matematika, dan sebagainya. Biarkan anak menemui nilai-nilai positif dari hukuman yang dijalaninya.

Baca juga: Berikut Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat Bagi Kaum Muslim

3. Jangan Memukul Wajah atau Memukul Hingga Berbekas

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda jika orang tua hendak memukul anaknya, jangan memukul wajahnya. Untuk memberikan efek sakit pada fisik, orang tua boleh memukul di area lain seperti tangan atau kaki. Pukul anak sekali saja sudah cukup. Jangan memukul hingga anak merasa sangat kesakitan dan meninggal kan bekas luka.

4. Jangan Memberikan Hukuman karena Emosi

Jika ingin memberikan hukuman kepada anak, pastikan orang tua tidak dalam keadaan penuh amarah dan emosi, ya! Saat emosi, seseorang dapat melakukan apa saja tanpa pikir panjang. Hukuman yang diberikan pada anak dalam keadaan emosi dapat berdampak buruk pada kekuatan mental anak. Anak dapat mengalami ketakutan yang berlebihan atau trauma yang mendalam, loh!

5. Cara Menghukum Anak Menurut Islam: Tegas Bukan Keras

Dalam mendidik anak, sebaiknya jangan bersikap terlalu keras atau kasar. Perlakukan anak dengan lemah lembut namun tetap tegas. Dengan bersikap tegas, anak akan memiliki rasa hormat dan respect kepada orangtuanya. Pikirkan dan hargai perasaan anak sebelum memberi hukuman.

Menjadi orangtua memang bukanlah hal yang mudah. Perlu kebijakan dan tanggung jawab yang besar dalam mendidik atau membesarkan anak. Beberapa cara menghukum anak menurut Islam diatas dapat diterapkan jika mereka melakukan kesalahan. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Tata Cara Sholat Gaib

Tata Cara Sholat Gaib Lengkap

Shalat gaib dilaksanakan ketika ada sanak saudara atau teman yang meninggal tetapi tidak bisa merawat jenazahnya secara langsung, dan tentu saja harus dengan tata cara sholat Gaib yang benar. Sanak saudara yang meninggal ini bisa jadi karena kondisi tertentu misalnya jaraknya yang jauh.

Hal ini bisa dilakukan ketika pada masa pandemi seperti sekarang ketika orang dikenal meninggal tetapi tidak bisa menshalatinya secara langsung. Tata cara sholat gaib mirip seperti shalat jenazah hanya niat dan doanya yang berbeda, berikut ulasannya.

1. Membaca Niat Shalat Gaib

Sama seperti shalat lainnya, shalat gaib pun diawali dengan niat yang hukumnya fardhu kifayah sebagaimana pada shalat jenazah. Niatnya bisa seperti berikut, “Ushalli ‘alal-mayyiti-ghaa’ibo aerba’atakbiiraatin fardhal-kifayaati (ma’muuman/imaaman) lillahi ta’aalaa,”.

Selain itu bisa juga menyebutkan nama mayit yang dimaksud, “Ushalli ‘alaa mayyiti (Fulan) al-ghaa’ibi arba’a takbiiraatin fardhal-kifayayati lillahita’aalaa,” lalu dilanjut dengan takbiratul ihram, “Allahuakbar.”

2. Takbir Pertama

Seperti pada shalat jenazah, pada shalat ghaib pun di laksanakan dengan empat kali takbir dengan bacaan yang berbeda-beda. Setelah takbir pertama dan meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di atas perut dilanjut dengan membaca surat Al Fatihah saja tanpa bacaan yang lain. Setelah itu kembali takbir, “Allahuakbar,”

3. Tata Cara Sholat Gaib: Takbir Kedua

Setelah takbir kedua doa yang dibaca ialah shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, “Allahumma shalli ‘alaa Muhammad,”. Tetapi lebih baik lagi dengan lebih lengkap seperti berikut ini, “Allahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin.

Kamaa shallaita ‘alaa Ibrahiima wa ‘alaa aali Ibrahahiima. Wa baarik ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammad. Kamaa baarakta ‘alaa ibrahiima wa ‘alaa aali Ibrahiima fil-‘aalamiina innak hamiidum majiid,”

Baca juga: Keutamaan Membaca Surat Al Waqiah Untuk Memperlancar Rejeki

4. Takbir Ketiga

Takbir ketiga dilanjutkan dengan membaca doa khusus mayit minimal seperti berikut ini, “allahummaghfir lahuu warhamhu wa ‘aafihii wa’fu ‘anhu.” Lebih baik lagi jika lebih lengkap seperti doa beikut, “allahummaghfir lahuu (lahaa) warhamhu (haa)  wa ‘aafihii wa’fu ‘anhu (haa). Wa akrim nuzulahu (haa) wa wassi’madkhalahu (ha) waghsilhu (haa) bil-maa’i watssalji wal-baradi.

Wa naqqihi (ha) minal-khathaayaa kama yu-naqqats-tsaubul-abyadhu minad-ndanasi wa abdilhu (haa) daaran khairan min daarihi (haa), Wa ahlan khairan min ahlihii (haa) wa zaujan khairan min zaujihi (haa) wa qihi (haa) fitnatal-qabri wa’adzaaban-naar.”

5. Tata Cara Sholat Gaib: Takbir Keempat

Tata cara sholat gaib takbir keempat membaca bacaan seperti berikut, “Allahumma laa tahrimnaa ajrahu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfir lanaa wa lahu, “. Namun lebih sempurna lagi jika dibaca lengkap seperti berikut, “Allahumma laa tahrimnaa ajrahu wa laa taftinnaa ba’dahu. Waghfir lanaa wa lahu wa li ikhwaaninal ladziina  sabaquunaa bil iimaani wa laa taj’al fii quluubinaa ghillal lilladziina aamanuu rabbanaa innaka ra’uufur rahiim.

6. Salam dan Doa

Setelah selesai lanjut ditutup dengan salam seperti bacaan seperti shalat umumnya. Kemudian membaca doa sholat ghaib, setelah membaca basmalah membaca doa berikut, “Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aali sayyidina Muhammad, Allaahumma bi haqqil faatihah. I’tiq riqaaba haadzal mayyiti (haadzal mayyitati) minan naar 3X.

Allahumma anzhiliir rahmata wal maghfirata ‘alaa haadzal mayyiti (haadzal mayyitati) waj’al qabrahu (haa) eaudahatan minal jannah. Wa laa laj’alhu lahu (lahaa) hufratan min-niiraan, Wa shallallahu ‘alaa khairi khalqihi sayyidina Muhammadin wa aalihii wa shahbihii ajma’iina wal hamdu lillahi rabbil ‘aalamiin.

Itulah tata cara sholat gaib yang bisa dijadikan panduan untuk umat Islam yang ingin menshalatakn saudara atau teman namun tidak mengunjunginya.

Rasulullah pun pernah mencontohkan shalat ini ketika Raja Najasyi meninggal dan berada di Ethiopia yang jauh dari kediaman Nabi. Semoga ulasan diatas memberikan manfaat.

Tata Cara Sholat Jenazah

Tata Cara Sholat Jenazah Yang Mudah Diikuti

Tata cara sholat jenazah ini biasanya dilakukan oleh para lelaki. Sehingga ketika ada salah satu jenazah yang baru saja meninggal memang harus mengikuti prosedur dari sholat jenazah ini. Terutama sebelum melakukan sholat jenazah maka jenazah tersebut harus dibersihkan terlebih dahulu.

Cara membersihkan jenazah memang mudah sekali melainkan hanya cukup memandikan saja jenazahnya. Biasanya dalam memandikan jenazah dibantu oleh beberapa orang. Sehingga tidak cukup kalau hanya ada satu orang saja.

Tetapi sholat jenazah ini memang harus dilakukan jika ada kerabat atau teman yang meninggal dunia. Kalau ingin melakukan sholat jenazah maka harus memperhatikan tata cara sholat jenazah. Biasanya ada beberapa tahap yang harus kamu lakukan ketika ingin sholat jenazah. Dengan adanya beberapa cara ini maka sholat jenazah bisa dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada. Bagaimana? Penasaran dengan tata caranya? Yuk pahami saja!

Tahapan Cara Sholat Jenazah

Sholat jenazah pada umumnya dilakukan oleh para lelaki sehingga tidak akan ada perempuan yang sholat jenazah. Biasanya kalau ingin melakukan sholat jenazah maka harus perhatikan apakah jenazahnya perempuan atau laki – laki. Karena pastinya ada yang berbeda jika sholat jenazah untuk jenazah perempuan dan laki – laki. Nah, ada beberapa tahapannya:

1. Takbir Pertama

Tata cara sholat jenazah yang pertama adalah melakukan takbir pertama. Sebelum melakukan sholat jenazah maka ada baiknya membaca niat terlebih dahulu karena tanpa adanya niat. Maka sholat jenazah yang dilakukan bisa dianggap tidak sah sehingga percuma saja jika dilakukan. Kemudian ucapkan takbiratul ihram dan pastikan posisi tangan memang benar.

Biasanya tangan berada di atas pusar lalu dilanjutkan dengan membaca surah pendek iaitu Al Fatihah. Sebelum membacakan niat maka harus tahu terlebih dahulu apa niat untuk jenazah perempuan. Dan mana niat untuk jenazah laki – laki karena ada perbedaan di antara kedua jenazahnya.

2. Takbir Kedua

Tata cara sholat jenazah yang kedua ini adalah takbir kedua. Di takbir kedua ini biasanya hanya bisa dilakukan setelah takbir yang pertama. Biasanya ada hal yang perlu kamu lakukan yaitu dengan mengangkat tangan sampai telinga. Pastikan tangan harus sampai ke telinga karena hal ini berhubungan dengan syariat Islam.

Setelah mengangkat tangan sampai telinga maka bisa turunkan tangan di atas pusar. Lalu bisa dilanjutkan dengan membaca sholawat. Sholawat ini harus kamu ucapkan dengan benar dan jangan sampai ada yang salah. Ketika ingin membaca shalawat maka harus diniatkan dari dalam hati.

Baca juga: Keutamaan Membaca Surat Al Mulk Bagi Orang Muslim

3. Tata Cara Sholat Jenazah: Takbir Ketiga

Kemudian ada takbir yang ketiga, takbir ini berbeda dibandingkan dengan dua takbir sebelumnya. Sehingga kalau ingin melakukan takbir ini maka harus dilakukan dengan mengangkat tangan sampai telinga. Setelah itu, bisa turunkan tangan sampai dengan di atas pusar. Lalu bisa langsung membaca doa untuk jenazah lelaki atau perempuan.

4. Takbir Keempat

Lalu dilanjutkan dengan takbir yang keempat ini dengan ciri – ciri mengangkat tangan sampai telinga. Kemudian bisa turunkan tangannya tepatnya di atas pusar. Dan jangan lupa berdoa untuk jenazah serta beberapa orang yang sedang berduka. Dengan adanya ini maka bisa membuat tenang orang yang sedang berduka.

5. Tata Cara Sholat Jenazah: Salam

Tata cara sholat jenazah yang terakhir ini adalah salam. Salam pertama kalinya dilakukan dengan mengucapkan salam ke arah kanan terlebih dahulu. Kemudian salam dilanjutkan dengan mengucapkan salam ke arah kiri, barulah sholat jenazah selesai dilakukan.

Tata cara sholat jenazah ini sebenarnya mudah sekali untuk dilakukan. Khususnya bagi para lelaki yang mendapat kewajiban untuk sholat jenazah. Maka harus dipahami dengan baik karena bisa berguna untuk hal kedepannya.

Tata Cara Berdoa Menurut Islam

Adab dan Tata Cara Berdoa Menurut Islam Agar Permintaan Terkabul

Sebagai hamba yang memiliki banyak kekurangan sudah sepatutnya meminta pertolongan dan pelindungan kepada ALLAH SWT. Melibatkan Tuhan dalam segala urusan sejak awal juga akan mempermudah urusan tersebut di kemudian hari. Nah, berdoa pun ada adabnya dan meminta sesuatu dengan adab yang baik juga mempermudah doa tersebut terkabul. Inilah adab dan tata cara berdoa menurut Islam.

1. Berdoa di Waktu dan Kondisi yang Mulia

Adab dan Tata Cara Berdoa Menurut Islam Agar Permintaan Terkabul adalah berdoa di waktu dan kondisi yang mulia. Beberapa moment yang bisa di manfaatkan agar doa terkabul seperti saat Ramadhan, hari Jumat, sepertiga malam terakhir.

Selain itu ada pula kondisi yang istimewa seperti iqamah shalat, ketika turun hujan dan saat sujud. Berdoa pada waktu mustajab tersebut akan mempermudah diterimanya doa sebagaimana sabda Rasulullah, “Allah turun ke langit dunia setiap malam, ketika tersisa sepertiga malam terakhir,” (HR. Muslim).

2. Menghadap Kiblat, Mengangkat Tangan dan Mengusap Wajah Selesai Berdoa

Rasullah selalu mencontohkan yang demikian setiap kali ia berdoa. Jabir RA menjelaskan bahwa Rasulullah SAW ketika berada di Padang Arafah beliau menghadap kiblat seraya berdoa hingga matahari terbenam (HR. Muslim).

Diperjelas lagi dalam hadis yang diriwayatkan oleh HR Tirmidzi dan Abu Daud, “Sesungguhnya Tuhan kalian itu malu dan Maha Memberi. Dia malu kepada hamba-Nya yang mengangkat tangan kepada-Nya kemudian ia kembali dengan tangan kosong.”

3. Tata Cara Berdoa Menurut Islam: Meminta dengan Suara Lembut

Bagaimana mungkin meminta sesuatu dengan suara yang keras. Kepada sesama manusia saja ketika minta tolong pun seyogyanya menggunakan suara yang lembut apalagi kepada Tuhan, Bukan? Sudah seharusnya ketika berdoa menggunakan suara yang lembut dengan penuh kerendahan hati agar doanya diperkenankan oleh Allah.

Allah pun berfirman dalam surah Al-Isra ayat 110, “Janganlah kalian mengeraskan doa dan jangan pula merendahkannya, carilah jalan tengah di antara keduanya itu,”

Baca juga: Keutamaan Membaca Surat Ar Rahman Setiap Hari

4. Penuh Harap, Khusyuk dan Takut kepada Allah SWT

Adab dan tata cara berdoa menurut Islam yang tak kalah penting ialah berdoa dengan penuh harap dan takut kepada-Nya. Mengingat dosa yang terlalu banyak kemudian takut akan menghalangi terkabulnya doa termasuk dalam rasa rendah diri.

Dalam firman-Nya di surah Al-Anbiya ayat 90, “Sesungguhnya mereka orang yang bersegera dalam mengerjakan perbuatan baik dan berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas, dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk’ kepada Kami,”

5. Tata Cara Berdoa Menurut Islam: Yakin Doa akan Terkabul

Allah akan mengabulkan doa sesuai dengan prasangka hamba-Nya sehingga ketika berdoa berprasangkalah doa tersebut akan terkabul.

Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW, “Berdoa lah kepada Allah dalam keadaan hati yang yakin bahwa doa tersebut akan dikabulkan, ketahui lah bahwa Allah tak akan mengabulkan doa dari hati hamba-Nya yang lalai dan lengah,” (HR. Tirmidzi).

6. Membuka dan Menutup Doa dengan Dzikir

Sebelum meminta apa yang di inginkan ada baiknya sebagai manusia yang membutuhkan pertolongan memuji-Nya terlebih dahulu. Lafalkan puji-pujian, shalawat dan zikir sebelum berdoa agar Allah memperkenankan permintaan. Hal ini seperti merayu Allah dengan kata-kata yang baik sebagaimana kita memuji sesama sebelum meminta pertolongan.

Itulah beberapa adab dan tata cara berdoa menurut Islam. Melakukan tata cara berdoa  tersebut akan mempermudah terkabulnya doa sehingga sudah sewajarnya dilakukan. Enam tata cara tersebut juga termasuk sopan santun kepada Tuhan yang memang seharusnya dilakukan jika ingin doa diperkenankan oleh Sang Maha Kuasa.

Jangan kan kepada Tuhan, kepada sesama manusia yang sederajat saja harus sopan ketika meminta pertolongan, bukan? Apalagi kepada Allah pemilik Arsy yang Maha Tinggi dan pemilik Segala yang ada di alam semesta ini.

Amalan Mempercepat Datangnya Jodoh

Berikut Amalan Mempercepat Datangnya Jodoh Agar Segera Menikah

Rahasia Tuhan yang tidak akan bisa terkuak diantaranya adalah rezeki, jodoh dan maut. Sebagai makhluk yang diberi kesempurnaan dan akal, tentu manusia harus berusaha agar mendapatkan akhir baik mengenai ketiga hal tersebut. Salah satunya yakni melaksanakan beberapa amalan mempercepat datangnya jodoh agar segera menikah.

Perihal jodoh, ternyata masih banyak manusia baik laki-laki maupun perempuan yang kesulitan mendapatkannya. Sehingga tidak mengherankan apabila wanita maupun pria tidak kunjung menikah sekalipun sudah melewati batas usia yang dianjurkan menikah.

Berbagai kritikan maupun argumentasi akan muncul dari berbagai penjuru apabila seorang laki-laki maupun perempuan cukup umur belum menikah. Sehingga hal tersebut memunculkan kegelisahan tersendiri. Oleh karena itu, demi segera menikah, baiknya melaksanakan beberapa amalan mempercepat datangnya jodoh berikut ini:

1. Laksanakan Sholat Tahajud Sesering Mungkin

Mengapa sholat tahajud menjadi amalan agar jodoh datang dengan cepat? Pasalnya, sholat tahajud melatih diri agar semakin dekat kepada Allah swt. Selain itu juga, ibadah sunnah dua rakaat di sepertiga malam tersebut menjadi mudahnya doa dikabulkan oleh Allah swt.

Sehingga apabila ingin dipercepat jodoh yang dikehendaki datang, laksanakan sholat tahajud sesering mungkin. Mantap dan ikhlas kan hati saat menghadap kepada Allah swt, serta berdoa lah sekhusyuk mungkin. Niscaya, Insya Allah jodoh yang sesuai dengan Islam akan datang dengan cara yang baik.

2. Amalan Mempercepat Datangnya Jodoh: Lakukan Sholat Hajat

Pernahkah mendengar dan melaksanakan sholat hajat? Jika belum pernah, sebaiknya mulai sekarang lakukan sholat tersebut agar jodoh datang dengan cepat. Niatkan dengan tulus bahwa ingin jodoh segera didatangkan agar pernikahan sebagai penyempurna ibadah dapat segera terlaksana.

Perlu diketahui juga, bahwa sholat hajat tidak hanya dijadikan amalan mempercepat datangnya jodoh. Lantas untuk apa? yakni bisa juga dilakukan apabila ingin dikabulkan oleh Allah swt, perihal segala keinginan di dunia maupun akhirat. Jangan lupa juga untuk memahami tata cara sholat hajat yang benar.

Baca juga: Keutamaan Membaca Surat Yasin

3. Perbaiki Sholat Wajib 5 Waktu

Untuk bisa mendapatkan jodoh sesuai dengan impian, maka salah satu amalan paling mudah untuk dilakukan adalah dengan memperbaiki sholat lima waktu. Mengapa harus sholat wajib? Pasalnya, mengingat jodoh adalah bentuk cerminan dari perlakuan diri sendiri.

Barangkali, jodoh yang diharapkan tidak kunjung datang sedangkan usia semakin bertambah dikarenakan Allah swt ingin hamba tersebut mendekatkan diri kepada-Nya. Oleh karena itu, mulai saat ini segera perbaiki sholat wajib lima waktu tersebut dan usahakan agar mendirikannya tepat waktu.

4. Amalan Mempercepat Datangnya Jodoh: Muhasabah Diri dan Jalin Silaturahmi

Amalan berikutnya adalah dengan terus menerus muhasabah diri sembari membaca doa khusus disegerakan jodoh impian datang. Tidak hanya itu, di samping memperbaiki diri jangan lupa juga terus menjalin hubungan silaturahmi, baik dengan keluarga, kerabat maupun rekan-rekan yang lain.

Hal ini bisa diupayakan bilamana melalui jalan silaturahim tersebut mampu mendekatkan dan mendatangkan jodoh. Tentu saja, jalinan silaturahminya jangan hanya diniatkan untuk mencari jodoh, melainkan untuk memperpanjang usia serta melancarkan rejeki.

5. Membaca Doa Agar Jodohnya Segera Didatangkan

Amalan mempercepat datangnya jodoh yang terakhir adalah dengan membaca doa khusus. Doa ini tentu saja berbeda bagi laki-laki atau perempuan. Sehingga pastikan dan jangan sampai salah, doa ini bisa dicari di berbagai referensi kajian keIslaman maupun buku kumpulan doa. Jadi, jangan patah semangat dan terus berusaha.

Sekian ulasan singkat mengenai amalan mempercepat datangnya jodoh yang telah dijabarkan. Semoga bisa memberikan manfaat serta sumber berbagai kebaikan. Pastikan juga agar diri dan hati terus berbaik sangka kepada Allah swt, serta lakukan sholat istikhoroh apabila sudah tiba pilihannya. Selamat menggapai ridho Allah swt dan dilancarkan hajatnya. Amin.