Tausiyah

Tata Cara Menagih Hutang Menurut Islam

Tata Cara Menagih Hutang Menurut Islam

Pada dasarnya cara menagih hutang menurut Islam adalah tidak boleh memberatkan orang yang berhutang karena tidak sesuai dengan asas dalam Islam.

Akad hutang berhutang dalam Islam disebut aqa al-irfaq atau akad yang berasas belas kasih. Dari istilah tersebut maka tata cara hutang berhutang pun berbeda dengan hukum konvensional pada umumnya.

Terdapat beberapa perbedaan di antara para ulama mengenai cara menagih hutang dalam Islam. Akan tetapi dapat ditarik kesimpulan dan poin penting yang akan dijabarkan dalam tata cara menagih hutang menurut Islam berikut ini.

1. Cara Menagih Hutang Menurut Islam: Dilarang Menagih Saat Orang dalam Kesulitan

Cara menagih hutang menurut Islam yang pertama adalah jangan tagih disaat orang dalam kesulitan. Perhatikan bahwa saat menagih, orang tersebut sudah mampu membayarnya. Jika tidak, maka haram hukumnya untuk menagih dan wajib menunggu hingga benar-benar tidak dalam keadaan kesulitan.

Terdapat dalam kitab Mausuah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah juz 3 halaman 268, ”…wajib menunggu rang yang dalam keadaan tidak mampu membayar sampai ia mampu membayar hutangnya, menurut kesepakatan para ulama,”

2. Dua Cara Jika Tidak Percaya Penghutang Belum Mampu

Pada kehidupan nyata sering ditemui orang yang diberi hutang mengaku belum mampu membayar namun pemberi hutang tidak mempercayainya. Islam pun mengatur hal yang demikian ini dengan rinci, terdapat dua keadaan untuk mengatasinya.

Pertama jika utang berupa harta yang diserahkan misal akad penjualan maka wajib menghadirkan dua orang saksi. Kedua, jika utang berupa harta yang tidak diserahkan misal mengganti rugi barang orang lain maka pernyataannya langsung diterima. Dan pemberi hutang wajib menyertakan bukti bahwa hal itu tidak benar.

3. Cara Menagih Hutang Menurut Islam: Tagih dengan Baik dan Sopan

Sebagaimana asasnya iaitu berdasarkan belas kasih maka pemberi hutang wajib menagih dengan cara yang halus dan sopan. Tidak boleh menagih dengan nada mengancam dan memberatkan penghutang.

Baca juga: Keutamaan Sholat Sunnah Sebelum Subuh

Sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab Mausuah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah juz 3 halaman 268, “…dan disunahkan bersikap baik dalam menagih hutang serta wajib menunggu…”. Hal demikian dianjurkan untuk menjaga persaudaraan tetap terjalin meski urusan hutang piutang telah selesai.

4. Tidak Boleh Mengambil Keuntungan

Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah berikut, ”Apabila kamu menghutangi seseorang kemudian orang yang diutangi memberikan fasilitas kepadamu dengan membawakan jerami, gandum atau pakan ternak maka janganlah menerimanya karena itu riba,” (HR. Bukhari).

Hutang berhutang dalam Islam dianggap sebagai transaksi sosial yang artinya dalam rangka membantu sehingga dilarang mengambil keuntungan dalam bentuk apapun termasuk jasa yang tidak terlihat dan hanya bisa dirasakan.

5. Tidak Boleh Memperhitungkan Nilai Mata Uang

Cara menagih hutang menurut Islam berikutnya yaitu tidak boleh memperhitungkan nilai mata uang. Para ulama telah sepakat bahwa penerima hutang wajib mengembalikan pinjaman sebesar yang diterima. Oleh sebab itu pemberi hutang harus memahami hal ini dan siap dengan resik penurunan nilai mata uang yang mungkin terjadi.

Dijelaskan dalam Tanbih ar-Ruqud ‘ala Masail an-Nuqud halaman 64 yang menyatakan sebagai berikut, “tidak ada kewajiban bagi orang yang memiliki hutang selain yang sama dengannya, dengan sepakat para ulama.”

6. Menerima Pembayaran dalam Bentuk yang Lain

Tata cara menagih hutang yang terakhir adalah pemberi utang boleh menerima pembayaran dalam bentuk yang lain. Misalnya berhutang uang namun dibayar emas, berhutang dengan besaran rupiah namun dibayar dollar dan sebagainya.

Namun ada beberapa yang perlu diperhatikan yaitu kesepakatan beda bentuk pembayaran baru disepakati saat pelunasan bukan saat berhutang. Selain harga yang dibayar harus sesuai harga saat pelunasan bukan saat berhutang.

Itulah tata cara menagih hutang menurut Islam yang harus dilakukan. Dengan mengetahui informasi ini maka pemberi hutang terjauhkan dari dosa. Keberkahan dalam rezeki pun akan diperoleh karena  hutang berhutang termasuk cara saling membantu dalam ajaran Islam.

Keistimewaan Shalat Fajar yang Luar Biasa

Keistimewaan Shalat Fajar yang Luar Biasa

Sebelum kita membahas mengenai keistimewaan Shalat Fajar, mari kita pelajari dahulu tentang sholat wajib dalam Islam. Shalat wajib lima waktu dalam Islam adalahj shalat subuh, dhuhur, Ashar, maghrib dan isya’. Selain itu juga ada beberapa shalat sunnah rawatib yang dilakukan sebelum dan sesudah shalat wajib.

Shalat sunnah lainnya juga bisa dilakukan seperti shalat witir, tahajud, hajat dan shalat fajar. Setiap amalan shalat wajib maupun sunnah mempunyai keistimewaan masing-masing. Begitu pula keistimewaan shalat fajar yang begitu dahsyat bila rutin dilakukan.

Shalat fajar merupakan shalat sunnah yang dikerjakan sebelum shalat subuh. Shalat fajar juga dikenal sebagai shalat qobliyah subuh. shalat fajar ini dikenal juga dengan sebutan shalat sunnah ghadat yang artinya shalat yang dilakukan pagi-pagi sekali.

Juga dikenal sebagai shalat sunnah barad karena dilakukan ketika hari masih dingin.. Shalat fajar dikerjakan sebanyak dua rakaat. Tata cara shalat pun sama dengan shalat sunnah lainnya namun yang membedakan adalah shalat fajar ini sangat istimewa. Beberapa keistimewaannya antara lain :

1. Keistimewaan Shalat Fajar: Meneladani Sunnah Rasulullah

Keistimewaan Shalat Fajar

Nabi Muhammad SAW rutin menjalankan ibadah shalat fajar setiap hari. Berdasar riwayat dari Ummu ‘Aisyah, Rasulullah tidak pernah meninggal kan empat rakaat qobliyah dhuhur dan dua rakaat qobliyah subuh (HR. Bukhari). Dalam riwayat lain juga disebutkan bahwa Ummu ‘Aisyah berkata jika Nabi Muhammad SAW sangat memperhatikan dua rakaat qobiyah subuh (HR. Bukhari).

2. Pahala Melebihi Dunia dan Seisinya

Bagi yang mengerjakan amalan sunnah shalat fajar maka akan mendapat salah satu keistimewaan Shalat Fajar ini yagni mendapat pahala yang lebih besar dibanding dunia dan isinya. Dalam hadis shahih disebutkan, Rasulullah SAW bersabda, “sungguh kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat bulan yang tidak terhalang dalam melihatnya.

Apabila kalian mampu, janganlah kalian menyerah melakukan shalat sebelum terbit matahari dan shalat sebelum matahari terbenam. Maka lakukanlah” (HR. Al Bukhari dan Muslim) Bisa dibayangkan betapa besar pahala dan keutamaan mengerjakan shalat fajar bagi yang melakukannya.

3. Keutamaan Akhirat Dibanding Duniawi

Bagi setiap muslim yang rajin melakukan shalat fajar tanpa terlupa mendapat kemudahan kelak di akhirat. Terbiasa mengerjakan shalat fajar tentu juga berdampak pada urusan keduniawian. Keistimewaan shalat fajar ini bisa dirasakan oleh ahli ibadah dalam kehidupan ke sehariannya.

Kehidupan semakin tertata dan lancar sesuai dengan syariat agama Islam. Jika hal ini sudah terjadi maka hidup semakin damai, tenang dan lancar. Keluarga yang berlandaskan agama dalam kesehariannya menciptakan hubungan keluarga yang harmonis dan bahagia.

4. Keistimewaan Shalat Fajar: Mendapat Perlindungan dari Allah SWT

Seorang hamba yang mengerjakan shalat fajar mendapat pelindungan dari Allah SWT dalam satu hari penuh. Hal ini berdasar hadis.

Baca juga: Manfaat Puasa Weton Suami Bagi Kelanggengan Rumah Tangga

”Barang siapa melaksanakan shalat Subuh maka ia dalam jaminan Allah SWT. Maka jangan coba-coba membuat Allah SWT membuktikan janji-Nya. Barang siapa membunuh orang yang menunaikan shalat subuh, Allah akan menuntutnya sehingga ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka” (HR. Muslim)

5. Keistimewaan Shalat Fajar: Shalat yang Disaksikan Malaikat

Shalat fajar merupakan amalan sunnah yang disaksikan malaikat ketika shalat ini dikerjakan. Tentu semua tahu jika malaikat merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang suci tanpa dosa. Para malaikat juga selalu berdoa kepada Allah SWT tiada henti siang dan malam.

Bisa dibayangkan jika seseorang yang sedang bermunajat kepada Allah SWT kemudian disaksikan oleh malaikat. Betapa dahsyat doa dari seorang hamba panjat kan diamini oleh malaikat. Tentu mudah bagi Allah SWT mengabulkan doa seorang hamba yang diamini malaikat-Nya.

Demikian ulasan mengenai keistimewaan shalat fajar. Shalat sunnah yang tidak pernah di tinggalkan oleh Rasulullah menandakan betapa penting dan istimewanya shalat sunnah fajar ini. Shalat sunnah fajar ini begitu besar pahalanya jika di kerjakan untuk melengkapi amalan shalat wajib lima waktu.

Syarat, Sunnah, dan Keistimewaan Shalat Jumat

Syarat, Sunnah, dan Keistimewaan Shalat Jumat

Semua hari adalah hari yang baik, akan tetapi terdapat keistimewaan Shalat Jumat pada hari Jumat. Keistimewaan ini juga telah disebutkan dalam berbagai hadits riwayat muslim.

Syarat Shalat Jumat

Shalat Jumat hukumnya adalah wajib bagi pria muslim. Oleh karena itu, syarat utama untuk dapat melakukan shalat Jumat adalah beragama Islam dan berjenis kelamin laki-laki.

Selain itu, seseorang yang ingin melaksanakan ibadah shalat Jumat, harus sudah baligh atau dewasa.

Seseorang yang akan menunaikan ibadah shalat Jumat juga harus sehat secara jasmani dan rohani. Orang sakit tidak diwajibkan untuk ikut shalat Jumat.

Syarat yang lainnya yaitu harus waras atau tidak mengalami gangguan mental. Syarat yang terakhir adalah bertempat tinggal tetap di pemukiman tersebut. 

Dengan begitu immat muslim akan memperoleh manfaat dan keistimewaan shalat Jumat.

Keistimewaan Shalat Jumat

Sunnah Sebelum Shalat Jumat

Sebelum menunaikan ibadah shalat Jumat dan agar memperoleh keistimewaan shalat Jumat, hendaknya seseorang mencukur kumis dan merapikan rambut. Selain itu, sebaiknya memotong kuku terlebih dahulu atau mandi besar dengan keramas.

Bersiwak atau sikat gigi juga dapat membuat seseorang layak untuk mengikuti shalat Jumat.

Menurut HR.Al-Bukhari, sebaiknya seseorang memakai minyak wangi untuk menyucikan diri sebisa mungkin. Selain itu, hadis yang lain mengungkapkan untuk datang lebih awal ke masjid. Sebaiknya, perbanyak mengaji, berdoa, dan berzikir. 

Keistimewaan Shalat Jumat atau Hari Jumat

Banyak sekali hadis riwayat muslim yang membahas tentang keistimewaan shalat Jumat atau hari Jumat itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa diantaranya : 

Keistimewaan Shalat Jumat 1: Waktu yang Paling Mustajab untuk Berdoa

Hari Jumat menjadi lebih istimewa dibandingkan dengan hari yang lain karena hari Jumat menjadi hari yang paling mustajab untuk berdoa kepada Allah.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi para umat muslim untuk menunaikan ibadah shalat Jumat, memperbanyak shalawat, dzikir, dan mengaji pada hari Jumat. Dengan memperbanyak shalawat di hari Jumat, seseorang akan menjadi lebih dekat dengan Allah SWT. 

Keistimewaan Shalat Jumat 2: Dosanya dapat Dihapuskan

Dalam HR. Bukhari, Nabi pernah bersabda bahwa siapapun yang mandi pada hari Jum’at bersuci, dan menunaikan ibadah shalat Jumat, akan diampuni dosa-dosanya.

Hadis diatasi menjabarkan secara jelas keutamaan hari Jumat yang penuh berkah. Tapi, dalam hadis yang lain dikatakan bahwa dosa akan dihapuskan sampai Jumat berikutnya jika tidak membuat dosa besar.

Keistimewaan 3: Terhindar dari Siksa Kubur

Menurut HR. Imam At Tirmidzi, siapapun yang meninggal di hari Jumat atau malam Jumat, akan dijauhkan dari siksa kubur. Meskipun begitu, untuk dapat bebas dari siksa kubur, setiap orang juga harus tetap berbuat baik. Hidupnya harus penuh berkat supaya dapat mendapatkan pala yang berlimpah sebagai bekal di akhirat nanti.

Keistimewaan 4: Setara dengan Pahala Setahun Puasa dan Shalat

Baca juga: Manfaat Puasa Mutih 3 Hari Bagi Kesehatan Dan Spiritual

Tak hanya ketiga hal diatas, shalat Jumat juga akan membuat seseorang menerima pahala yang setara dengan berpuasa dan shalat selama setahun.

Umat muslim dihimbau untuk segera pergi ke masjid untuk menunaikan ibadah shalat Jumat dan mengambil shaf terdepan. Hal itu dikatakan dalam HR. Ahmad dan Ashabus Sunan.

Keistimewaan Shalat Jumat 5: Allah Menampakan Diri

Terakhir, hari Jumat juga menjadi hari dimana Allah menampakkan diri. Ia menampakkan diri kepada seluruh hamba-Nya yang taat dan beriman.

Barang siapa menunaikan ibadah shalat Jumat, akan merasakan kehadiran Allah yang dekat dengan kita. Selain shalat Jumat, sebaiknya seseorang bersedekah di hari Jumat.

Nah, sekarang para umat muslim sudah tahu kan syarat, sunnah, dan keistimewaan shalat Jumat? Jika sudah memahami betapa pentingnya menunaikan ibadah shalat Jumat, segera lakukan dalam kehidupan nyata.

Jangan hanya sekedar membaca dan mengetahui perintah-Nya, tapi tidak melakukan. Semoga pembaca sekalian selalu berada dalam lindungan Allah SWT, ya!

Manfaat Shalat Witir yang Harus Umat Muslim Ketahui

Manfaat Shalat Witir yang Harus Umat Muslim Ketahui

Sebagai seorang muslim yang sudah terbiasa melakukan ibadah pasti sudah bisa merasakan dahsyatnya dan manfaat shalat Witir. Termasuk shalat wajib maupun shalat sunnah lainnya. Terlepas dari banyak pahala yang akan didapat jika melakukan ibadah wajib maupun ibadah sunnah.

Salah satunya ibadah shalat sunnah witir. Manfaat shalat witir tak perlu diragukan lagi bagi seorang muslim yang rutin menjalankannya.

Shalat witir dilakukan berjumlah ganjil rakaatnya, shalat witir menjadi penutup ibadah shalat sunnah lainnya di malam hari. Shalat witir merupakan ibadah istimewa karena amalan ini merupakan amalan yang diwasiatkan Rasulullah SAW. Bahkan Rasulullah SAW rutin mengerjakan shalat sunnah witir tiap malamnya. Adapun manfaatnya antara lain :

Manfaat Shalat Witir: Penyempurna Sholat Malam

Manfaat Shalat Witir

Setelah ibadah shalat isya’ biasanya akan dilanjut dengan shalat witir. Shalat witir menjadi penutup ibadah selama sehari penuh. Shalat witir menjadi penyempurna shalat malam sebelum kita melakukan shalat sunnah yang lain.

Untuk sebagaian orang, shalat witir dilakukan sebelum shalat sunnah tahajud maupun shalat hajat. Ibadah terasa menjadi lebih sempurna setelah melakukan ibadah shalat witir.

Mempercepat Terkabulnya Doa

Salah satu manfaat Shalat witir yang dilakukan malam hari yaitu dipercaya dapat mempercepat terkabulnya doa. Shalat witir ini dilakukan di malam hari dimana sebagian orang tertidur lelap. Bagi muslim yang menjalankannya dengan sungguh-sungguh maka bisa saja Allah SWT segera mengabulkan hajatnya.

Bisa saja ditangguhkan atau dikabulkan dalam waktu yang tidak cepat. Namun perlu diingat bahwa ibadah sejatinya untuk Allah SWT bukan sekedar menginginkan terkabulnya doa.

Manfaat Shalat Witir lainnya yaaitu dapat menjadi sarana komunikasi hamba-Nya kepada sang Khaliq. Segala gundah gelisah bahkan tangisan yang disimpan dapat dicurahkan ketika shalat witir.

Baca juga: Manfaat Puasa Syawal Bagi Kesehatan Tubuh

Sesuai hadist Rasulullah SAW yang menjelaskan jika Allah SWT sesuai dengan yang prasangka hamba-Nya.(HR. Bukhari dan Muslim). Bila terus berprasangka baik kepada Allah SWT niscaya segala permsaalahan hidup akan segera terjawab dan terselesaikan.

Manfaat Shalat Witir: Meneladani Ibadah Rasulullah

Shalat witir merupakan ibadah yang rutin selalu dilakukan Rasulullah. Ibadah shalat witir ini diwasiatkan Rasulullah SAW kepada para sahabatnya agar senantiasa dilakukan setiap malam.

Tentu saja amalan sunnah ini rasanya sayang bila tidak dijalankan secara rutin. Beribadah rutin shalat witir berarti juga telah meneladani amalan sunnah Rasulullah SAW.

Pengampunan Dosa Masa Lalu

Manusia tak pernah luput dari dosa baik dosa yang di sengaja maupun yang tidak disengaja. Dosa jariyah yang telah diperbuat di masa lalu namun dosanya tiap hari tetap mengalir.

Sedangkan amalan baik mungkin tak sebanding dengan dosa yang telah dilakukan. Manfaat shalat witir ini juga dapat menghapus dosa masa lalu yang telah dilakukan.

Manfaat Shalat Witir: Mencegah Perbuatan Dosa

Ibadah merupakan mengontrol manusia dalam berperilaku sehari-hari. Bagi yang terbiasa shalat wajib, shalat sunnah seperti shalat witir akan memiliki kontrol pada dirinya. Terbiasa beribadah dan berbuat baik maka tubuh secara otomatis melakukan perbuatan baik.

Begitu pula sebaliknya, jika akan berbuat buruk maka naluri mengirim signal untuk mencegahnya. Tubuh mempunyai kontrol mencegah perbuatan dosa secara natural. Sebagai gantinya, tubuh memiliki aura positif sehingga lebih menyukai melakukan perbuatan baik.

Muslim yang terbiasa beribadah senantiasa hatinya tenang dan menjadi bijak dalam menyikapi kehidupan. Kehidupan yang rumit akan terasa mudah dilalui walau banyak rintangan.

Hidup yang berantakan semakin tertata karena manfaat shalat witir yang rutin dilakukan setiap malam. Selamat membuktikan keajaiban shalat witir dan rasakan manfaatnya, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Beragam Manfaat Shalat Berjamaah di Masjid

Beragam Manfaat Shalat Berjamaah di Masjid

Ada banyak sekali manfaat shalat berjamaah yang bisa kita terima jika dibandingkan dengan shalat sendiri. Apalagi jika shalat berjamaah ini dikerjakan di masjid dengan serangkaian tata caranya.

Tata caranya mulai dari menunggu waktu sholat hingga dzikir maka lebih banyak lagi manfaat yang akan diperoleh. Tidak heran jika Rasulullah menganjurkan untuk shalat berjamaah di masjid baik kepada laki-laki maupun perempuan.

Berikut ini manfaat shalat berjamaah di masjid yang akan diperoleh bagi siapa saja yang mengerjakannya karena niat Allah Ta’ala.

1. Memperoleh Kebaikan 27 Derajat dari Shalat Sendiri

Manfaat shalat berjamaah yang utama dan tentu telah banyak difahami ialah memperoleh kebaikan 27 derajat. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah bersabda, “Shalat jamaah lebih baik 27 derajat di bandingkan dengan shalat sendirian”.

Selain itu dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda,”Shalat seorang laki-laki dengan berjamaah dibanding shalatnya di rumah atau dipasarnya lebih utama (dilipat gandakan) pahalanya dengan 25 kali lipat…” (HR. Bukhari).

Manfaat Shalat Berjamaah

2. Setiap Langkahnya Menuju Masjid Diberikan Satu Pahala dan Dihapus Satu Dosa

Sungguh mulia orang yang shalat berjamaah di masjid karena langkah kakinya saja mendapat kebaikan. Setiap satu langkah akan mendapat satu pahala dan dihapus satu dosanya sehingga semakin jauh jarak rumah dengan masjid maka semakin banyak pula kebaikan yang diperoleh.

Hal ini telah ditegaskan dalam hadis, “Barang siapa yang menuju ke masjid untuk shalat berjamaah maka setiap langkahnya menghapus kan dosa dan ditulis padanya satu kebaikan baik ketika ia pergi maupun ia kembali,” (HR. Ahmad).

3. Manfaat Shalat Berjamaah di Masjid: Memperoleh Naungan Saat Kiamat

Terdapat tujuh golongan orang yang mendapat pelindungan saat kiamat dan salah satunya ialah orang yang hatinya terpaut dengan masjid. Imam an-Nawawi pun menjelaskan bahwa hati yang berpaut dengan masjid ialah manusia yang selalu melaksana kan shalat berjamaah di dalamnya dan bukan berarti tinggal di masjid tersebut.

Pertolongan saat kiamat ini sangat jarang diperoleh dan sangat dibutuhkan di hari kiamat kelak. Padahal tidak ada orang lain yang mampu menolong kecuali Allah SWT.

Baca juga: Keutamaan Puasa Asyura Bulan Muharram

4. Mendapat Pahala Menunggu Waktu Sholat

Betapa murahnya Allah, orang yang tidak melakukan apa-apa kecuali hanya menunggu waktu shalat di masjid saja diberikan ganjaran. Pahala yang diperoleh ini sama besar dengan melaksana kan shalat, seperti yang disabdakan Rasulullah, “orang yang menunggu waktu shalat di masjid diberi pahala seperti sedang shalat, “ (HR. Bukhari). Belum lagi mengisi waktu ini dengan berzikir maka pahala yang didapat pun berlipat-lipat.

5. Manfaat Shalat Berjamaah di Masjid: Didoakan Malaikat

Dari masuk masjid hingga masuk waktu sholat seseorang sedang didoakan para malaikat. Doa malaikat kepada Allah sebagai berikut, “Ya Allah ampunilah ia,” yang diucapkan berkali-kali hingga waktu shalat di mulai. Siapa yang tidak ingin didoakan oleh makhluk Allah yang suci dan memiliki doa yang mustajab seperti malaikat.

Hal ini telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW, “… lalu apabila ia shalat, para malaikat akan terus mendoakannya selama ia berada di tempat shalatnya dan ia tidak sedang berhadats,” (HR. Bukhari dan Muslim).

6. Mendapat Waktu Mustajab Doa

Dalam riwayat Al Hakim disebutkan bahwa Rasulullah bersabda, “doa tidak bertolak pada dua waktu yaitu ketika azan berkumandang dan ketiak hujan turun,”.

Waktu mustajab doa tidak banyak tetapi salah satunya didapati ketika melaksana kan shalat berjamaah di masjid. Tentu sebagai manusia memiliki keinginan bukan? Dan Allah telah memberikan kemudahan dengan adanya manfaat shalat berjamaah di masjid ini.

Sangat menarik bukan manfaat shalat berjamaah di masjid tersebut. Sangat rugi jika sebagai manusia yang sudah memahaminya tetapi tidak melaksanakan shalat berjamaah di masjid.

Jadi, setelah ini semoga sudah tidak malas lagi untuk mendirikan shalat berjamaah dan sanggup meluangkan waktu untuk menunda urusan dunia kemudian mengunjungi masjid untuk mendirikan shalat berjamaah.

Keistimewaan dan Manfaat Shalat Istikharah

Keistimewaan dan Manfaat Shalat Istikharah

Keistimewaan dan Manfaat Shalat Istikharah harus kita ketahui agar kita bisa mengerjakannya dengan benar. Apa itu Shalat Istikharah? Shalat istikharah adalah shalat sunnah yang dikerjakan oleh orang yang sedang menghadapi pilihan yang sulit dan tidak mengetahui mana yang terbaik.

Istikharah menjadi solusi paling tepat untuk meminta petunjuk karena ALLAH lah yang Maha Mengetahui sedangkan manusia sangat terbatas kemampuannya.

Mengerjakan shalat ini juga termasuk melibatkan ALLAH dalam urusan dunia sehingga akan mempermudah urusan ke depan nantinya. Nah, selengkapnya inilah keistimewaan atau manfaat shalat istikharah.

Manfaat Shalat Istikharah: Mendapat Petunjuk dari Yang Maha Mengetahui

Manfaat Shalat Istikharah

Seperti yang disinggung di atas, manusia sering kali menghadapi pilihan yang sulit dan tidak mengetahui mana yang baik menurut ALLAH. Dan manfaat shalat istikharah adalah menjadi jalan keluarnya karena jika dilakukan dengan sungguh-sungguh petunjuk akan datang dengan pilihan terbaik yang seharusnya dipilih.

Dengan begitu, manusia terhindar pilihan yang salah dan buruk. Sebagaimana firman-Nya, “…Dialah pelindung kami, dan hanya kepada ALLAH-lah orang –orang beriman harus bertawakkal” (QS. At-Taubah:51).

Memberikan Kemantapan Hati atas Suatu Pilihan

Meminta pertolongan ALLAH tentu akan diberikan pilihan yang tepat. Jawaban atas pilihan ini tidak langsung diberikan melainkan harus melaksanakan istikharah beberapa kali terlebih dahulu.

Kemudian setelah memilih sesuai petunjuk, seseorang akan memperoleh kemantapan hati atas pilihannya. Dan itulah salah satu manfaat shalat Istikharah yang kita lakukan.

Selain itu, terkadang petunjuk diberikan berupa kemantapan hati atas suatu pilihan. Jika sudah melaksanakan istikharah beberapa kali lalu hati menjadi mantap atas suatu pilihan maka bisa dipastikan itulah pilihan yang tepat.

Manfaat Shalat Istikharah: Menenangkan Diri

Manfaat shalat istikharah yang lain ialah mampu menenangkan diri sehingga bisa memilih pilihan dengan pikiran yang jernih. Memutuskan sesuatu dengan terburu-buru akan berbahaya dan bisa menjadi bisikan setan.

Dengan melaksanakan sholat ini maka akan memperoleh ketenangan hati sehingga bisa berpikir jernih. Memilih dalam keadaan pikiran yang jernih pun beresiko kecil akan kesalahan.

Dijauhi dari Bisikan Setan

Sudah menjadi kebiasaan setan untuk menggoda manusia termasuk ketika dalam keadaan bingung. Setan akan menggoda manusia untuk memilih yang salah dan melakukan yang seharusnya tidak boleh dilakukan.

Telah banyak pula firman ALLAH yang menyatakan bahwa sholat menjadi tameng agar terhindar dari maksiat dan perbuatan keji.

Baca juga: Mengenal Keutamaan Menjalankan Puasa Nabi Daud

Nah, salah satu manfaat shalat Isrikharah ini adalah membuat kita terhindar dari bisikan setan dan sebaliknya akan memperoleh ridho ALLAH dengan petunjuk-Nya yang benar.

Memilih dengan Petimbangan Agama

Melibatkan ALLAH dalam segala urusan sangat dianjurkan karena Dialah yang Maha Mengetahui. Memilih dengan pertimbangan agama pun adalah hal paling mendasari jika ingin selamat.

Sebagaimana yang diketahui agama adalah petunjuk, pedoman dan sumber kebenaran yang sudah dipercayai oleh umat Islam itu sendiri. Oleh sebab itu bertanya kepada Allah merupakan wujud kepasrahan manusia kepadaNya, dengan melakukan sholat dan memperoleh keistimewaan dan manfaat shalat Istikharah ini.

Ayat berikut memperkuat penyataan ini, “Sesungguhnya urusan itu seluruhnya ditangani ALLAH SWT” (QS:Ali Imron: 154).

Manfaat Shalat Istikharah: Hati Menjadi Ikhlas dan Lurus Kepada ALLAH

Sholat istikharah merupakan usaha kita untuk mengikhlaskan hati untuk mengikuti jalan yang lebih baik menurut ALLAH. Jika manusia telah ikhlas dan menyerahkan segala urusan kepada ALLAH maka ridho dan keberkahan hidup pun akan mudah didapati.

Selain itu, setelah menyerahkan diri dan melibatkan ALLAH dalam segala urusan maka ALLAH pun akan memberikan kemudahan.

Itulah keistimewaan dan manfaat shalat istikharah yang akan didapat jika dilakukan secara sungguh-sungguh dan benar.

Niatkan shalat ini hanya untuk ALLAH Ta’ala sehingga manfaat di atas akan benar-benar diperoleh.

Waktu pengerjaan sholat ini bebas kapan saja namun lebih mustajab lagi jika dikerjakan di sepertiga malam dan dilanjutkan dengan sholat tahajjud. Semoga informasi di atas bisa memberikan manfaat bagi siapapun.

6 Manfaat Shalat Rawatib Yang Sangat Luar Biasa

6 Manfaat Shalat Rawatib Yang Sangat Luar Biasa

Banyak orang yang mungkin belum tahu manfaat Shalat Rawatib dan tidak melakukannya karena sudah merasa cukup dengan menjalankan amalan wajib saja.

Mereka tidak tahu bahwa dengan menjalankan amalan sunnah, nantinya akan mendapatkan pahala besar.

Bagi kamu yang sudah penasaran ingin tahu apa manfaat Shalat Rawatib, berikut beberapa penjelasan

Manfaat Shalat Rawatib 1: Mendapatkan Rahmat Dari Allah SWT

Perlu diketahui bahwa rahmat Allah adalah kasih sayang dari Allah SWT yang nantinya akan diberikan kepada umatnya yang beriman kepada Allah SWT.

Rahmat dari Allah bisa berupa kenikmatan, rezeki, kedamaian ataupun kebahagiaan. Semua orang di dunia ini pasti menginginkan hidup yang damai dan bahagia.

Salah satu manfaat Shalat Rawatib yang dilakukan dengan rutin adalah mendapatkan rahmat Allah. Untuk menjalankan shalat rawatib, seseorang hanya membutuhkan waktu yang sebentar saja. Jadi luangkan lah waktu sebentar untuk menunaikan ibadah shalat rawatib.

Manfaat 2: Allah SWT Akan Membuatkan Istana Di Surga

Manfaat shalat rawatib yang selanjutnya adalah mendapatkan istana di surga. Semua orang di dunia ini pasti menginginkan tempat tinggal yang megah bak istana.

Mungkin hanya ada beberapa orang saja di dunia ini yang bisa menempati rumah megah bak istana. Namun bagi seseorang yang selalu rutin menjalankan shalat rawatib, nantinya Allah akan membuatkan istana megah di surga.

Manfaat Shalat Rawatib 3: Menyempurnakan Kekurangan Shalat Wajib

Perlu diketahui bahwa shalat 5 waktu merupakan amalan wajib yang harus dikerjakan oleh semua umat muslim. Shalat 5 waktu tersebut merupakan amalan wajib yang harus dilakukan dengan sesempurna mungkin. Namun banyak manusia yang masih kurang sempurna dalam menjalankan shalat 5 waktu.

Ketikdaksempurnaan dalam menjalankan shalat 5 waktu tersebut dapat dikarenakan oleh rasa gelisah, terburu-buru dan lain sebagainya, sehingga shalat 5 waktu menjadi tidak sempurna atau tidak khusyuk.

Dengan menjalankan shalat rawatib, shalat 5 waktu yang kurang sempurna akan disempurnakan.

Manfaat 4: Mendapat Pahala Yang Besar

Salah satu manfaat shalat rawatib adalah mendapatkan pahala yang besar. Mulai dari sekarang marilah berlomba-lomba mendapatkan pahala yang besar supaya bisa masuk surga. Cara agar bisa mendapatkan pahala yang besar adalah selalu menjalankan shalat rawatib.

Manfaat 5: Mengharamkan Dari Siksa Api Neraka

Akhirat merupakan sebuah tempat yang nantinya akan ditinggali oleh manusia, setelah kehidupan di dunia selesai. Di akhirat tersebut aka nada 2 pilihan tempat yakni di surga dan di neraka.

Perlu diketahui bahwa neraka adalah seburuk-buruknya tempat dan harus dihindari. Berbeda dengan neraka, surga adalah tempat yang paling baik.

Banyak manusia yang ingin masuk syurga dan enggan masuk ke neraka. Salah satu cara agar bisa masuk syurga adalah dengan rajin menunaikan shalat rawatib, terutama sesudah dan sebelum Dzuhur.

Baca juga: Hikmah Sholat Idul Adha yang Harus Diketahui

Dengan selalu rajin menjalankan shalat rawatib sesudah dan sebelum Zuhur, maka Allah akan menghindar kan umatnya dari siksakan api neraka.

Manfaat Shalat Rawatib 6: Tidak Terlena Dengan Dunia

Perlu diketahui bahwa shalat merupakan alarm yang selalu mengingatkan seseorang tentang hakikat hidup di dunia. Bacaan yang dibaca dan dzikir yang dilakukan setelah shalat nantinya bisa mengkondisikan diri untuk selalu ingat amalan yang mengarah ke akhirat.

Jadi seseorang tidak hanya memikirkan tentang duniawi saja. Adanya tambahan shalat rawatib tersebut, maka seseorang akan selalu mengingat akhirat. Seseorang tidak akan mudah terlena dengan kehidupan duniawi dan selalu ingat dengan akhirat.

Itu tadi merupakan beberapa penjelasan tentang manfaat shalat rawatib. Seseorang yang selalu rajin menjalankan shalat rawatib, nantinya akan mendapatkan banyak rahmat dari Allah SWT. Jadi mulai dari sekarang, jangan tinggalkan shalat rawatib.

Inilah Tata Cara Sholat Hajat Lengkap yang Bisa Jadi Panduan Bagi Kamu

Inilah Tata Cara Sholat Hajat Lengkap yang Bisa Jadi Panduan Bagi Kamu

Sholat Hajat adalah sholat yang dilakukan oleh orang yang berada dalam kesulitan atau hajat tertentu dan harus diakukan degan tata cara Sholat Hajat yang benar.

Adanya sholat hajat merupakan fasilitas Allah SWT kepada hambanya dengan memberikan waktu khusus untuk menyatakan keinginannya sehingga bisa terkabul.

Waktu terbaik pelaksanaan shalat sunnah ini ialah di sepertiga malam, waktu terbaik untuk meminta sesuatu kepada Allah. Berikut ini ulasan tata cara sholat hajat lengkap yang bisa dijadikan panduan.

Tata Cara Sholat Hajat 1: Shalat Dua Rakaat atau 12 Rakaat

Sholat sunnah hajat bisa dikerjakan sebanyak dua rakaat dan hal ini sudah memadai. Namun meski begitu terdapat anjuran lain dari Syekh M Nawawi Banten dalam Nihayatuz Zain yang menyebutkan dari riwayat Wahib bin Al Warad.

Isinya menyatakan bahwa doa yang makbul didahului dengan mendirikan shalat sebanyak 12 rakaat. Shalat sunnah ini bisa di kerjakan dengan shalat fardu atau shalat tahiyyatul masjid. Namun akan lebih mustajab jika di laksanakan secara khusus.

Tata Cara 2: Sebaiknya Membaca Al-Fatihah, Ayat Kursi dan Al Ikhlas

Syekh M Nawawi Banten pun menyebutkan bahwa surat yang dibaca dalam setiap rakaat sama yaitu Al Fatihah, Ayat Kursi dan Al Ikhlas. Hal ini lebih dianjurkan agar doa yang dimintakan nantinya bisa terkabul.

Namun jika tidak bisa atau tidak sanggup, maka seseorang bisa menggantinya dengan membaca surat Al Fatihah dan surat pendek lainnya.

Kemudahan ini juga menunjukkan toleransi Allah kepada umatNya, agama ingin mempermudah bukan merepotkan dan memaksakan jika masih ada jalan lain.

Tata Cara Sholat Hajat 3: Membaca Istighfar dan Sholawat

Setelah selesai salam, seseorang juga dianjurkan untuk membaca istighfar sebanyak 100 kali sebagaimana tersebut kan dalam Kitab Tajul Jamil lil Ushul. Selesai beristighfar dilanjut dengan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebanyak 100 kali juga. Sholawat yang di maksud sebagai berikut:

“Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammadin shalaatarridhaa wardha ‘an ashhaabihir ridhar ridhaa.” Bagian ini termasuk dalam merendahkan diri dan memuji kekasihNya terlebih dahulu sebelum meminta keinginan.

Tata Cara 4: Membaca Doa Khusus dari Rasulullah

Setelah itu dilanjutkan pula dengan membaca doa khusus yang telah dicontohkan oleh Rasulullah. Doa ini telah diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dengan doanya sebagai berikut:

“Laa ilaaha illallahul haliimul kariim. Laa ilaahaillallahul ‘aliyyul adzim, subhanallahi robbil ‘arsyil adzim, walhamdulillahirobbil ‘alamiin.” Isi doa ini pada intinya ialah memuji keagungan dan kemurahan Allah SWT yang merupakan pemilih semesta alam. Doa ini terdapat dalam Nihayatuz Zain oleh Syekh M Nawawi Banten.

Tata Cara Sholat Hajat 5: Berdoa Hajat Masing-masing

Setelah melaksana kan urutan di atas barulah seseorang menyampaikan keinginannya masing-masing dengan khusuk. Dianjurkan pula mempebanyak bacaan berikut, “Laa ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntu minazh zhaalimiin.” Lakukan bacaan ini sambil bersujud tanda merendahkan diri kepada Allah SWT.

Baca juga: Apa Beda Zakat dan Sedekah? Simak Penjelasannya

Ini adalah tahap akhir dalam tata cara sholat hajat lengkap. Memang terdapat urutan doa-doa yang dibaca dan hal tersebut sudah dicontohkan langsung oleh Nabi sehingga sebaiknya dikerjakan dengan lengkap agar hajat benar-benar terkabul.

Itulah tata cara sholat hajat lengkap yang bisa menjadi panduan dalam bermunajat. Secara umum shalat sunnah ini tidak jauh berbeda dengan sholat pada umumnya, hanya yang membedakan ialah niat doa yang dibaca setelah sholat. Sebaiknya lakukan sholat ini hingga 3 sampai 7 malam tergantung pada kesulitan dan urgensinya.

Semoga ulasan di atas bisa membantu siapapun yang ingin mengerjakan sholat hajat atau sedang memiliki hajat yang ingin diperkenankan oleh Allah SWT.

Tata Cara Sholat Taubat

Tata Cara Sholat Taubat Yang Shahih Beserta Doanya

Umat Islam yang hendak menjalankan sholat Taubat harus juga memahami tata cara Sholat Taubat, tidak asal-asalan, agar sholat ini bisa diterima oleh Allah SWT. Sholat taubat adalah sholat yang di laksanakan untuk memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah di perbuat secara sengaja maupun tidak sengaja.

Sebelum melaksana kan sholat taubat, hendaknya kita niat kan sholat taubat lillahi ta’ala dan membersihkan diri terlebih dahulu dengan wudhu, mengingat kita akan berhadapan dengan Sang Pencipta ketika sholat.

Setelah itu, ikuti tata cara sholat taubat yang shahih seperti yang telah dirangkum berikut ini.

Tata Cara Sholat Taubat: Lafadzkan Niat Sholat Taubat

Tata Cara Sholat Taubat

Hal pertama yang harus dilakukan dalam melaksana kan sholat taubat tentunya adalah melafazkan niat. Niat boleh dilafazkan secara lisan dengan mulut atau di dalam hati. Berikut adalah niat sholat taubat:

Ushalli sunnatat taubata rak’ataini (mustaqbilal qiblati)  lillahi ta’ala.

Artinya: Aku berniat sholat sunnat taubat 2 rakaat karena Allah ta’ala.

Tata Cara Sholat Taubat: Baca Doa Iftitah

Setelah melafazkan niat sholat taubat, selanjutnya baca lah doa iftitah. Tentunya bacaannya harus benar dan baik seperti berikut ini:

كَشِيْرًا لِلهِ وَالْحَمْدُ كَبِرًا اَكْبَرُ اللهُ

اَنَا وَمَا مُسْلِمًا حَنِيْفًا وَالْااَرْضَ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ لِلَّذِيْ وَجْهِيَ وَجَّهْتُ اِنِّى.وَاَصِيْلًا بُكْرَةً اللهِ وَسُبْحَانَ

اُمِرْتُ لِكَ وَبِذَ لَهُ شَرِيْكَ لاَ. لَمِيْنَ الْعَا رَبِّ لِلهِ وَمَمَاتِيْ وَمَحْيَايَ وَنُسُكِيْ صَلَاتِيْ اِنَّ. الْمُشْرِكِيْنَ مِنَ

 .الْمُسْلِمِيْنَ مِنَ وَاَنَ

Baca Surat Al-Fatihah dan Surat-Surat Al Quran

Setelah membaca doa iftitah, tata cara Sholat Taubat selanjutnya adalah membaca surat al-fatihah. Sesuai membaca al-fatihah, baca surat-surat Al Quran, bisa surat pendek ataupun surat-surat yang panjang seperti ketika melaksana kan sholat wajib lima waktu. Selanjutnya, lakukan rukuk, i’tidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud.

Rukuk, I’tidal, Sujud, dan Duduk di Antara Dua Sujud

Sesuai membaca surat dalam Al Quran, lakukan rukuk dengan membaca tasbih rukuk sebanyak tiga kali (subhana rabbiyal adzimi wabihamdi). Lalu, i’tidal dengan membaca doa i’tidal (rabbana lakal hamdu mil ‘ussamaawaati wa mil ‘ul ardhi wa mil ‘umaasyita min syai’in ba’du), dan sujud dengan membaca tasbih sujud sebanyak tiga kali (subhana rabbiyal ‘ala wabihamdi).

Setelah itu, duduk di antara dua sujud dengan membaca doa duduk di antara dua sujud (rabbighfirli warhamni wajburni war’fani warzuqni wahdini wa’afini wafu’ani), lalu sujud yang kedua kali. Jika sudah, kembali berdiri dan membaca al-fatihah, ulangi seperti rakaat pertama. Akhiri rakaat kedua dengan tasyahud akhir dengan membaca doa tasyahud akhir. Itulah tata cara Sholat Taubat yang keempat.

Tata Cara Sholat Taubat: Istigfar dan Baca Doa Sholat Taubat

Tata cara Sholat Taubat kita akhiri dengan mengucap salam, ucapkan lah istigfar sebanyak 100 kali dengan setulus-tulusnya untuk melengkapi rangkaian sholat taubat yang kita lakukan. Istigfar dalam sholat taubat berbunyi seperti berikut:

BacA juga: Tata Cara Sedekah Ke Anak Yatim yang Bisa Dilakukan

Astaghfirullahalladzii laailaahaillaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih.

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah. Tidak ada lagi Tuhan selain-Nya Yang Maha Hidup juga Berdiri Sendiri, dan aku memohon ampunan kepada-Nya.”

Lalu, baca lah doa sholat taubat seperti yang telah diajarkan oleh nabi besar kita, nabi Muhammad Shallalahu Alaihi Wassalam yang berbunyi seperti berikut:

Allahumma anta rabbi laa ilaaha illaa anta kholaqtanii wa ana abduka wa ana abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wawa’dika mastatha’tu. A’udzubika min syarri maa shona’tu abuu-u laka bini’matika ‘alayya wa abuu- ubidzanbii faghfirlii fa innahuu alaa yaghfirudz dzunuuba illa anta.

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Tuhanku. Tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku sedangkan aku adalah hamba-Mu, dan aku di atas ikatan janji-Mu dan akan menjalankannya dengan semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku lakukan, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”

Demikian tata cara sholat taubat yang shahih untuk memohon pengampunan oleh Allah SWT. Lakukan lah sholat taubat ini lillahi ta’ala. Semoga kita senantiasa dilindungi oleh Allah dan selalu dituntut ke jalan yang diridhoi oleh-Nya.

5 Keutamaan Sholat Sunnah Tasbih yang Harus Anda Ketahui

5 Keutamaan Sholat Sunnah Tasbih yang Harus Anda Ketahui

Sholat Sunnah Tasbih adalah salah satu cara Rasulullah SAW mengajak ummat untuk meraih pahala. Keutamaan dari sholat tasbih itu sendiri sebenarnya bisa dirasakan apabila istiqomah dalam menjalankan.

Pada umumnya sholat sunnah tasbih di laksanakan setiap malam hari, namun apabila tidak sanggup maka dianjurkan sekali dalam seminggu atau sebulan sekali.

Mengingat Islam bukan agama yang memberattkan, sehingga ibadah sunnah apa saja boleh dilakukan sesuai dengan kemampuan peribadi.

Biasanya, sholat sunnah ini banyak dilakukan oleh umat Islam saat memasuki bulan Ramadhan. Mengapa? karena mengingat pada saat tersebut Allah Swt membukakan segala pintu rahmat dan mempermurah pahala bagi orang yang bersaing mengerjakan kebaikan.

Ada beragam keutamaan sholat ini yang harus diketahui oleh umat Muslim.Lantas, apa saja keutamaan sholat ini apabila dikerjakan? Simak ulasan singkat di bawah ini:

1. Sholat Sunnah Tasbih: Menghapuskan Segala Dosa

Setiap manusia yang hidup di muka bumi pasti memiliki dosa. Bahkan tidak ada seorang pun yang bisa terlepas dari perbuatan tersebut. Para Nabi yang notabenenya kekasih Allah swt saja memiliki dosa, apalagi kaum manusia awam pada umumnya.

Sekecil apapun dosa yang pernah dilakukan selama hidup di muka bumi pasti kelak akan dipertanggung jawabkan. Oleh karena itu, sebagai manusia yang taat dan takut akan pedihnya hisab, sebaiknya mulai detik ini memohon ampun. Salah satunya dengan menjalankan ibadah sunnah sholat tasbih demi melebur dosa-dosa.

2. Senantiasa Dicintai Oleh Allah Swt.

Keutamaan sholat sunnah tasbih berikutnya adalah akan senantiasa dicintai oleh Allah Swt, pasalnya kalimat tasbih adalah bentuk pujian kepada-Nya. Apabila dibaca setiap saat maka Allah Swt juga akan mencintai makhluknya serta akan dipermudah segala urusan di dunia maupun akhirat.

Tidak hanya itu, bahkan Allah Swt menjanjikan surga kepada orang-orang yang mencintai dengan menyebut asma-Nya. Sebagaimana tertulis dalam hadist sahih, bahwa jika ingin mendapatkan dunia dan isinya maka cintai dan dekati Allah Swrt terlebih dahulu.

3. Menguatkan Diri Ketika Menjalani Cobaan Besar

Saat ini begitu banyak pemberitaan di berbagai kanal yang mengutarakan bahwa kasus bunuh diri marak terjadi. Setelah ditelusuri ternyata kebanyakan dari korban adalah yang tidak kuat menyanggah beban hidupnya sendiri. Misalnya korban bullying, pelecehan hingga permasalah ekonomi yang tidak terpenuhi.

Padahal Al-Qur’an sudah jelas menyatakan bahwa bunuh diri merupakan dosa besar yang sudah seharusnya dihindari. Oleh karenanya, Nabi Muhammad SAW menyarankan umat Muslim menjalankan sholat sunnah tasbih agar dikuatkan hati dan mental menghadapi cobaan besar.

4. Sholat Sunnah Tasbih: Meningkatkan Amal Kebaikan

Sejatinya segala amal kebaikan dan pahala sangat mudah diraih meski dengan melakukan hal sederhana, seperti misalnya menjalankan sholat sunnah tasbih. Ibadah ini memiliki keutamaan yang amat dahsyat apabila dilakukan secara istiqomah dan didasari niat tulus.

Baca juga: Cara Menjatuhkan Talak Nikah Siri Sesuai Ajaran Islam

Meskipun mulanya terasa berat, akan tetapi apabila terbiasa pasti akan terasa ringan bahkan bisa menjadi kebiasaan baik. Belum lagi jika ibadah sunnah tersebut diikuti oleh keluarga, atau teman yang lain. Maka amal baik tersebut akan terus berantai dan tidak pernah putus.

5. Memudahkan Sakaratul Maut

Selama ini banyak para Da’i yang melontarkan tausiyah perihal sakit saat menghadapi sakaratul maut. Oleh karena itu, demi memudahkan sakaratul maut nantinya, alangkah baik apabila mulai saat ini menjalankan sholat sunnah ini. Iringi juga dengan segala permohonan ampun agar Allah Swt turut mengampuni segala dosa.

Demikian ulasan singkat tentang keutamaan sholat sunnah tasbih yang harus diketahui, semoga bisa menjadi sumber pengetahuan. Upayakan untuk senantiasa berlomba dalam mencari pahala dan mengerjakan kebaikan, agar kelak dimudahkan segala urusan baik di dunia maupun akhirat.